AYIMUN Conference. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswi Universitas Lampung, Padila, berhasil menjadi salah satu pemuda Indonesia yang mengikuti Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) Conference. Ini merupakan salah satu ajang konferensi internasional dan salah satu simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kegiatan dsiselenggarakan International Global Network, sebuah organisasi yang bergerak dalam pengembangan pemuda.
AYIMUN Conference tersebut berlangsung 28-31 Mei 2021. Pada tanggal 31 Mei malam penutupan AYIMUN Conference.
AYIMUN Conference dilaksanakan secara virtual melalui zoom karena adanya pandemi Covid-19
Pada 28 Mei malam dilakukan Opening Ceremony and Online Symposium AYIMUN Conference. Kemudian, pada 29-30 Mei yang merupakan puncak dari AYIMUN Conference yakni full day committee session. Di hari kedua dan ketiga ini dilakukan opening speech oleh setiap delegasi dari berbagai negara.
Padila mendapatkan Council Internasional Criminal Policy Organization (INTERPOL) dengan negara Bahrain. Dalam mempersiapkan mulai dari position paper sampai opening speech yang hanya diberikan waktu 1,30 menit.
Padila membutuhkan waktu 2 minggu untuk riset negara Bahrain sesuai dengan topiknya yaitu “Preverenting Bioterrorism As The Next Worl’d Emerging Threa”.
“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar sampai ke hari terakhir yaitu agenda Closing Ceremony, Cultural Night, and Awarding Session. Dalam Cultural Night, saya ikut serta berkontribusi dengan menjadi koordinator dan membawakan budaya dari Pulau Sumatera yang disatukan dengan teman-teman dari Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke negara-negara lain,” kata dia kepada wartalampung.id. []
