Fahmi Kurnia

Oleh Fahmi Kurnia Putra, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung
Prancis adalah negara yang memiliki banyak hal untuk ditawarkan, mulai dari sejarah, arsitekturnya yang indah, dan budayanya yang kaya hingga ekonominya yang dinamis. Namun, seperti negara lain, ia memiliki kekurangan.
Salah satu masalah terbesar yang dihadapi Prancis adalah ekonominya. Meskipun negara ini memiliki ekonomi yang kuat, negara ini berjuang dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lambat dalam beberapa tahun terakhir.
Hal ini menimbulkan rasa frustrasi dan kekecewaan di antara banyak warga negara Prancis, terutama kaum muda yang berjuang untuk mendapatkan pekerjaan yang berarti. Penyebab kaum muda sulit mendapatkan pekerjaan adalah kurangnya pengalaman profesional yang menghalangi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan saat ini.
Pada kenyataannya, banyak pemberi kerja membutuhkan pengalaman beberapa tahun, yang belum diperoleh kaum muda setelah lulus dari studi mereka. Selain itu, pelatihan yang diikuti tidak sesuai dengan profesi yang dituju atau ijazah yang diperoleh kurang diakui oleh perusahaan.
Hambatan besar kedua yang dihadapi oleh mahasiswa di pasar tenaga kerja adalah sulitnya menemukan informasi yang cukup dan tawaran pekerjaan yang cukup. Pemerintah telah melakukan upaya untuk mengatasi masalah ini, tetapi kemajuannya lambat dan tidak merata.
Seharusnya upaya yang dapat dilakukan pemerintah Prancis adalah menyediakan pelatihan untuk kaum muda yang sesuai dengan pekerjaan yang dituju sehingga mereka memiliki pengalaman dalam suatu pekerjaan.
Kemudian masalah besar lain yang dihadapi Prancis adalah sistem politiknya. Seperti banyak negara, Prancis memiliki sistem pemerintahan yang kompleks yang sulit dinavigasi.
Hal ini menimbulkan rasa kecewa dan frustrasi di antara banyak warga, yang merasa suaranya tidak didengarkan. Sistem politik negara sering dikritik karena lamban dan tidak transparan.
Banyak warga Prancis merasa pemerintah tidak berbuat cukup untuk mengatasi masalah mereka. Oleh karena itu, di sana seringkali terjadi demo agar suara mereka didengar.
Seharusnya pemerintah Prancis dapat mempertimbangkan untuk menerapkan reformasi yang akan membuat sistem politik lebih tanggap terhadap kebutuhan warga negara. Ini dapat mencakup transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar, serta langkah-langkah untuk meningkatkan partisipasi warga negara dalam proses politik.
Masalah besar lain yang dihadapi Prancis adalah sistem perawatan kesehatannya. Meskipun negara ini memiliki sistem perawatan kesehatan universal yang membuat iri banyak negara lain, negara ini berjuang untuk memenuhi tuntutan populasi yang menua.
Ada kekurangan dokter dan perawat, dan banyak orang terpaksa menunggu lama untuk mendapatkan perawatan medis. Pada November 2021, Fédération Hospitalière de France mengindikasikan bahwa sekitar 6% tempat tidur di rumah sakit umum di Prancis ditutup karena kekurangan perawat.
Penyebab dari masalah ini adalah beban kerja yang banyak diperparah dengan menyebarnya virus covid-19, gaji yang tidak sesuai dengan sulitnya pekerjaan mereka lalu banyak dari mereka mengalihkan karier mereka pada pekerjaan lain yang risikonya rendah.
Seharusnya pemerintah memperhatikan hal ini karena sebagai tenaga kesehatan mereka menanggung beban kerja yang sulit. Hal ini harus diimbangi dengan gaji yang sesuai.
Dapat disimpulkan dari penjelasan di atas bahwa sebuah negara maju sekalipun pasti memiliki permasalahan yang meliputi masalah dibidang ekonomi, politik dan kesehatan.
Diharapkan untuk negara kita Indonesia khususnya sebagai negara berkembang, dapat mempelajari mengenai permasalahan permasalahan yang terjadi di negara maju seperti negara Prancis agar kelak dapat mengantisipasi jika terjadi pada negara kita. []
