Berita Foto Opini

Opini: Menguasai Bahasa Prancis dan Bidang Keilmuan Lain, Mungkinkah?

Opini: Menguasai Bahasa Prancis dan Bidang Keilmuan Lain, Mungkinkah?

Setia Rini. | Dokumentasi

Setia Rini. | Dokumentasi

Oleh Setia Rini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila)

Pada era globalisasi saat ini, setiap individu dituntut untuk dapat menguasai bahasa asing karena kehidupan internasional juga menjadi hal yang mutlak bersanding dengan kehidupan sehari-hari kita. Terlebih pada bidang politik, ekonomi, juga pendidikan dan bidang-bidang lainnya.

Itulah kenapa, Badan Bahasa santer menyuarakan slogan “Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing”. Artinya, kita memiliki kewajiban untuk menguasai bahasa asing.

Bahasa asing memiliki peran yang sangat penting saat ini dalam berbagai bidang kehidupan dengan berbagai latar belakang.

Kondisi inilah yang tentu saja menjadi salah satu faktor semakin banyak bahasa asing yang diajarkan di sekolah maupun perguruan tinggi dan juga pada banyak lembaga nonformal seperti kursus.

Peluang menggeliatnya ekonomi pada taraf internasional tentu juga menjadi motivasi pemerintah dan individu untuk menguasai bahasa asing, terutama yang banyak digunakan pada bidang ekonomi.

Kerja sama internasional juga semakin berkembang seiring komitmen Indonesia untuk memajukan negara ini seperti layaknya negara-negara tetangga dalam berbagai bidang.

Bahkan pada ranah pendidikan, bahasa asing juga menjadi hal yang semakin mutlak untuk dikuasai para tokoh-tokoh pendidikan. Bagaimana pendidikan saat ini berkembang dengan sangat pesat di berbagai belahan dunia.

Tidak mungkin kita tidak belajar dari negara-negara lain terkait pendidikan ini, apalagi pada beberapa bidang keilmuan yang memang hanya dimiliki oleh negara tertentu. Oleh karena itu, banyak sekali orang di Indonesia yang melanjutkan pendidikan di luar negeri, termasuk Prancis.

Siapa yang tidak tahu negara paling romantis di dunia ini? Siap yang tidak tahu negara sebagai pusat ilmu pengetahuan, penerbangan, kuliner, dan juga mode ini?

Ribuan orang telah melanjutkan studi ke Prancis dari berbagai latar bidang keilmuan. 

Banyak bukti figur Indonesia yang saat ini telah mengukir banyak prestasi dan karya berkat penguasaan bahasa Prancis mereka.

Atase Pendidikan dan Kebudataan KBRI Paris periode 2019-2022 yang saat ini telah menjabat sebagai Deputi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Modernisasi Beragama Kemenko PMK, Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D., merupakan alumni S2 dan S3 dari universitas di Prancis.

Penguasaan bahasa Prancis yang dikuasai Prof. Warsito tentu berperan sangat penting terkait studi master dan doktornya yang ditempuh di Prancis pada bidang fisika.

Lalu Rektor perempuan pertama Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia, D.E.A. IPM, ASEAN Eng., ternyata juga menempuh studi master dan doktor di Prancis pada bidang teknik sipil.

Peran bahasa asing khususnya bahasa Prancis tentu saja sangat besar dalam perjalanan studi mereka. Dan saya yakin, bahkan sampai dengan saat ini, penguasaan dan kepiawaian mereka dalam berbahasa Prancis sangat memudahkan mereka dalam menjalin kerja sama internasional, terutama dengan negara-negara frankofon.

Figur-figur hebat tersebut, yang ternyata sangat dekat dengan kita, harusnya menjadi motivasi besar bagi mahasiswa untuk dapat menguasai bahasa Prancis dengan optimal. Prof. Warsito dan Prof. Lusmeilia tidak sekadar mempelajari bahasa asing, tetapi mereka ahli pada bidang lain yaitu fisika dan teknik sipil.

Artinya, bahasa Prancis itu bukan hal utama yang mereka pelajari. Lalu kita, yang notabenenya hanya mempelajari bahasa Prancis? Masih tertatih-tatih menguasai bahasa Baguette itu?

Hal ini patut menjadi renungan terutama bagi pemelajar atau mahasiswa bahasa Prancis. Kalian yang setiap hari hanya mempelajari bahasa Prancis, setiap hari mengulik bahasa ini, untuk sekadar ujian DELF (ujian kompetensi internasional berbahasa Prancis) saja, masih ciut?

Bayangkan bagaimana Prof. Warsito dan Prof. Lusmeilia dulu berjuang mempelajari bahasa Prancis di samping bidang keilmuan utama yang mereka tempuh. Fisika dan teknik sipil yang tentu saja tidak mudah, apalagi dipelajari dalam bahasa Prancis.

Lalu kapan kalian akan berjuang untuk bisa optimal mempelajari bahasa Prancis hingga saatnya nanti kalian sukses dan berhasil berkat bahasa Prancis itu?

Hal yang memalukan jika bertahun-tahun menempuh pendidikan di satu bidang dan tidak juga menguasai bidang itu.

Tetapi, sebenarnya tidak ada alasan untuk kalian tidak bisa menguasai bahasa Prancis. Apalagi memang kalian hanya mempelajari bahasa Prancis.

Cermin yang bisa digunakan untuk melihat bagaimana seharusnya kalian tempuh pendidikan bahasa Prancis ada banyak dan bisa diakses terbuka.

Kuncinya ada pada: “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS Ar-Ra’d: 11). []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda