Nabella Daffa. | Azzahra Liudza

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Komunitas Seni Lima Rasa (Slira) menggelar pameran seni lukis yang mengangkat tema artistic soul atau keindahan jiwa. Pameran ini digelar di Swiss Belhotel, 28 September-27 Oktober 2024.
Nabella Daffa salah satu pelukis yang ikut berpartisipasi dalam pameran ini. Ia menjelaskan dirinya memang gemar melukis sedari kecil. Ia mengembangkan bakatnya ini di Komunitas Seni Lima Rasa.
Selain itu, Nabella juga menjelaskan waktu yang ia butuhkan untuk menyelesaikan satu lukisan yang ia buat.
“Kalau tidak ada kegiatan biasanya saya menyelesaikan lukisan itu dalam satu minggu. Tetapi jika sedang ada kegiatan, saya bisa menyelesaikan lukisan itu selama satu bulan,” tuturnya.
Nabella juga menjelaskan tentang lukisan yang ia pamerkan kali ini.
“Saya menampilkan dua lukisan yaitu Ngleleng dan Mlaku. Keduanya saya ambil dari bahasa Jawa,” ujarnya.
Tak hanya itu Nabella juga menjelaskan apa makna dari kedua lukisan yang ia buat.
Ngleleng, kata dia, artinya ngeyel atau keras kepala. Ini menceritakan tentang seseorang seniman yang keras kepala yakdi dirinya sendiri.
“Mempunyai keterbatasan tapi dia tetap ngotot untuk berkarya. Keras kepala untuk kebaikan,” ujarnya.
Nabella juga menjelaskan soal Mlaku.
“Di dalam bahasa Jawa mlaku adalah berjalan. Lukisan ini menggambarkan seorang laki-laki yang hidupnya penuh dengan beban. Terkadang tidak ia keluarkan dan ingin membuat semua orang di sekitarnya merasa bahagia,” tutur Nabella. [Azzahra Liudza]

Tinggalkan Komentar Anda