Berita Foto Bandar Lampung

Angkat Tema Keindahan Jiwa, Komunitas Slira Gelar Pameran Lukisan di Swiss Belhotel

Angkat Tema Keindahan Jiwa, Komunitas Slira Gelar Pameran Lukisan di Swiss Belhotel

M Abdul Malik. | Dokumentasi

M Abdul Malik. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Komunitas Seni Lima Rasa (Slira) menggelar pameran seni dengan mengangkat tema “Artistic Soul atau Keindahan Jiwa” di Swiss Belhotel Bandar Lampung selama satu bulan berturut-turut. Pameran digelar 28 September 2024-27 Oktober 2024.

M Abdul Malik, penanggung jawab sekaligus ketua pelaksana pameran, mengatakan, pameran ini sudah empat kali diadakan sejak 2021.

Sewaktu covid, kata dia, pihaknya mengadakan pameran se-Lampung dan setelahnya kami berinisiatif untuk mengadakan pameran di hotel,

Selain menampilkan pameran lukisan, acara ini juga melelang lukisan-lukisan bagi para pengunjung yang berminat dengan karya seni lukis.

Ia juga menjelaskan, tujuan diadakannya pameran ini untuk membuat para kolektor dan juga pembeli, melek dan tahu bahwa di Lampung juga mempunyai pelukis-pelukis yang tak kalah hebat dari Pulau Jawa dan Bali.

Malik menjelaskan, karya-karya lukisan yang dipamerkan seperti lukisan sejarah dan lukisan-lukisan yang bermakna keindahan.

Komunitas Slira sendiri merupakan komunitas yang terbentuk dari keresahan mahasiswa seni di Lampung yang merasa kurangnya ruang untuk mengekspresikan karya-karya mereka.

Menurut penuturan Malik, misi Slira yakni menyediakan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri dan mempelajari seni.

Tidak hanya itu, komunitas Slira juga memainkan peran penting sebagai tempat penyembuhan bagi generasi muda melalui seni.

Malik juga berharap, lewat pameran lukisan dan pelelangan ini dapat menjadi gebrakan baru untuk kesenian Lampung.

“Saya berharap melalui pameran lukisan dan pelelangan ini, dapat menjadi suatu gebrakan baru bagi para kolektor lukisan, agar tidak hanya membeli lukisan dari pulau Jawa, tetapi dari Lampung,” harapnya.

Ia juga mengatakan, Lampung tidak kalah keren dalam menghasilkan seniman-seniman berbakat seperti pulau lainnya. [Azzahra Liudza]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda