Muhammad Suhada

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota DPRD Bandar Lampung yang juga Ketua DPD PKS Bandar Lampung, Muhammad Suhada, mengkritik perombakan tempat pemungutan suara (TPS) pada pilkada hari ini, Rabu, 27/11/2024.
Ia sendiri jika berdasarkan coklit petugas pada Juni 2024, masih mencoblos di TPS dekat rumah. Namun, kemarin usai menerima surat undangan memilih, alumnus SMAN 2 Bandar Lampung ini malah akan memilih sampai pindah kelurahan.
Suhada mengatakan, KPU dan KPPS serta ketua RT setempat diminta mengantisipasi ini. Jika tidak diantisipasi, warga, kata Suhada, sungkan untuk berjalan jauh untuk mencoblos sampai pindah kelurahan.
Ia sendiri mengaku sampai mengirim pesan kepada banyak pihak sampai kemudian mendapat surat undangan meskipun pindah kelurahan.
Suhada bilang, untuk masyarakat biasa yang tidak mempunyai akses ke penyelenggara pemilu dan tak mendapat surat undangan, dikhawatirkan tidak berangkat mencoblos.
Suhada mengatakan, TPS pada pilkada ini memang beda jika dibandingkan pemilu legislatif 14 Februari 2024 yang lalu.
TPS pada pilkada kali ini ada perombakan signifikan. Suhada mengaku sudah mengontak pihak KPU Bandar Lampung supaya mengantisipasi hal ini.
Suhada khawatir perubahan TPS ini bisa menurunkan tingkat partisipasi masyarakat.
Ia juga meminta warga proaktif bertanya lokasi TPS tempat mereka mencoblos.
Ia mengimbau ketua RT menjadi motor agar warga tetap mau menyalurkan hak pilih meski mereka pindah TPS daripada biasanya. []

Tinggalkan Komentar Anda