Berita Foto Ruwajurai Tulang Bawang

MRI Tulangbawang Galang Dana untuk Korban Kecelakaan yang Hamil Tua

MRI Tulangbawang Galang Dana untuk Korban Kecelakaan yang Hamil Tua

Relawan MRI galang dana. | Dokumentasi

Relawan MRI galang dana. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Tulang Bawang – Relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Tulangbawang sudah tiga hari turun kejalan untuk penggalangan dana bantuan Ibu Ida yang mengalami kecelakaan motor beberapa hari lalu. Untuk penggalangan dana berlangsung pada 16-18 November 2020.

Novita Chaniago Koordinator MRI Tulangbawang mengatakan bahwa penggalangan dana dipusatkan dibeberapa titik yaitu Simpang Penawar Simpang 5, Pos Polisi Unit 2 Jalan Lintas Timur dan Perempatan Pom Bensin Banjar Agung. Penggalangan dana dilakukan oleh relawan yang tergabung dari beberapa komunitas di antaranya Senat, Risma, Pramuka, PSM dan Sedekah Tulang Bawang.

Menurut Novi, aksi penggalangan diinisiasi karena kebutuhan Ibu Ida yang mengalami kecelakaan hebat dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Hal ini karena Ibu Ida tidak memiliki kartu BPJS. Selain aksi penggalangan dana untuk Ibu Ida, MRI Tulang Bawang juga telah membagikan mushaf Alquran kebeberapa Pondok Pesantren yaitu Pondok Pesantren Al Aminatus Sholihin Menggala Selatan, Ponpes Nurul Ikhlas Banjar Margo dan Ponpes Al-Furqon Banjar Agung.

“Iya alhamdulillah, sudah 3 hari ini kami melakukan aksi dan tekumpul sejumlah dana untuk membantu biaya pengobatan Ibu Ida,” ujarnya dalam rilis yang diterima Wartalampung.id.

Dirhan mewakili pihak keluarga menjelaskan bahwa Ibu Ida pulang dari rumah orang tuanya menggunakan sepeda motor setelah Isya, Kamis, 12 November 2020. Saat di perjalanan Ibu Ida ditabrak oleh pemuda setempat yang tengah bonceng tiga dan tanpa lampu utama. Untuk penerangan hanya menggunakan lampu senter dikepala, saat kejadian lampu senter terjatuh dan membuat pengendara oleng sehingga menabrak Ibu Ida.

Kondisi Ibu Ida yang tengah hamil tua harus menjalani dua kali operasi, yaitu operasi bagian kepala dan operasi caesar. Saat ini Ibu Ida sudah menjalani operasi bagian kepala dan masih membutuhkan biaya lebih dari seratus juta rupiah.

Ibu Ida sehari-hari sebagai kader Posyandu dengan honor yang tidak telalu besar sehingga untuk pengobatan sangat menggantungkan bantuan dari para dermawan.

“Kami mewakili Keluarga Ibu Ida mengapresiasi teman-teman relawan yang berjuang menggalang dana untuk kesembuhan Ibu Ida, kami berharap semua komunitas bisa turun galang dana supaya cepat bisa mendapatkan semua penanganan medis,” tutupnya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda