Berita Foto Hiburan

Model Lampung Novita Anom Sari: Sukanya Keluar-Masuk

Model Lampung Novita Anom Sari: Sukanya Keluar-Masuk

Novita Anom Sari. | Dokumentasi Pribadi

Novita Anom Sari. | Dokumentasi Pribadi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pandemi covid-19 memang bikin susah semua orang. Banyak orang terpaksa berhenti bekerja lantaran usaha si pemilik lesu darah. Pun demikian usaha di Bandar Lampung.

Itu pula yang dialami salah seorang model asal Bandar Lampung Novita Anom Sari. Ia terpaksa berhenti bekerja. Karena hidup mesti terus berlanjut, Novita pun bergegas cari uang. Sampaiah ke Tangerang.

Di kota itu ia sekarang menetap dan bekerja. Ia mengaku, meski tak besar-besar amat, gaji bulannya ia cukup-cukupkan. Kadang ada lebih ia kirim ke orangtua di Bandar Lampung.

Aktivitas foto pun juga ikutan berhenti. Lantaran ritme kerja yang padat, Novita tak bisa meneruskan hobinya di sana. Dua bulan lalu kala mudik ke Lampung, barulah ia agak leluasa foto-foto lagi. Itu pun tak lama karena kantornya di Tangerang sudah memintanya balik lagi.

”Enggak ada yang bisa gantiin di sini. Urusannya soal administrasi uang keluar masuk,” kata dia.

Novita memang jadi andalan di tempat kerjanya sekarang. Kadang ia mesti bekerja sampai larut malam, memastikan uang yang masuk dan keluar klop. Selisih sedikit, bisa pening kepala.

“Urusannya keluar-masuk melulu nih,” kata dia.

Di Tangerang bukannya tak ada fotografer yang mengajaknya foto dan memberikan kerjaan. Di satu sisi ia memang masih sulit mencari waktu yang enak. Di sisi lain tawaran foto kebanyakan indoor dan konsepnya lumayan berani alias vulgar.

Soal honor sih, kata gadis cantik ini, lumayan besar. Tapi ia menolak kalau buka-bukaan. Alhasil, sampai dengan sekarang, ia belum menjalani sesi foto lagi. Foto-foto di galeri Instagramnya, @novitaanomsari7, juga belum terisi yang baru.

Paling hanya unggahan swafoto alias selfie saja yang ia pajang. Selebihnya foto ia bergaya di depan lensa kamera fotografer hanya saat di Bandar Lampung saja.

Soal hidupnya di tanah orang, Novita mengaku memang keras. Ia mesti berhadapan dengan kultur yang berbeda jika dibandingkan dengan di Bandar Lampung.

Ia juga  mesti pandai-pandai menempatkan diri di tempata kerja dan kostan. Kalau tak bisa mengelola uang dan menbawa diri, ia mengatakan, sulit rasanya bertahan.

Tap sejauh ini, Novita berusaha enjoy dengan situasi yang ada. Kala banyak orang berhenti bekerja, ia bersyukur masih ada tungguan uang gaji tiap bulan. Makan pun dihemat-hemat meski agak berat karena dara manis ini tergolong suka ngemil.

“Tahu nih enggak gemuk-gemuk juga. Bukan badan yang berisi, malah lari ke betis,” katanya kepada wartalampung.id lewat percakapan Instagram.

Novita berharap pandemi ini lekas berakhir. Apalagi di Tangerang sekarang masih zona merah dan ada pembatasan aktivitas kemasyarakatan. Untunglah perusahaan tempatnya sekarang masih bisa berjalan. Ia tak bisa membayangkan jika usaha di sini pun terhenti.

Mau balik ke Bandar Lampung, Novita mengaku belum ingin. Ia masih berusaha menikmati pekerjaannya sekarang. Entah nanti jika ada tawaran bekerja dengan gaji lumayan di Bandar Lampung, barangkali ia akan balik lagi.

“Tapi sejauh ini sih enggak. Aku berusaha aja bertahan di sini. Kalau pulang paling ya Lebaran aja, Masih setahun lagi, hehehe,” kata dia.

Novita kini rajin berhemat demi keinginannya bisa menabung meski sedikit. Yang jelas, ia tak hanya memikirkan diri sendiri. Ia punya tanggung jawab mengirim uang ke orangtuanya meski tak banyak.

“Tanda bakti sama orangtua,” kata dia. Sukses di sana ya Nov. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda