Lola Jessica. | Frans FX

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sejak 2014, Lola Jessica sudah menato tubuhnya di sejumlah titik. Jika model cantik ini mengenakan kaus dengan dada rendah, kita bisa mengintip sedikit tulisan “Lola Jessica” di situ. Berwarna biru dengan corak yang asyik dilihat.
Di bagian tubuh lain, Lola juga merajahnya dengan beberapa sketsa yang menarik. Semburan cahaya dari blitz kamera membuat wajahnya makin menggairahkan dengan hiasan tato di beberapa sudut eksotik tubuhnya.
Di dekat pusarnya juga tampak tato dengan gambar bunga mawar plus beberapa tangkai.
Di paha mulusnya, sebuah gambar juga terajah cantik dengan ornamen berwarna merah.
Lola mengatakan, ia tetap menganggap tato ini sebagai nilai seni. Ada kesenangan tersendiri memiliki tato di beberapa titik sensitif di tubuhnya. Bagi Lola, bartato semacam itu membuatnya makin percaya diri. Ia juga senang jika melihat orang merajah tato di tubuhnya.
Soal ada beberapa pendapat “negatif” soal tato, dara cantik ini tidak memedulikan. Baginya, semua dikembalikan lagi ke orangnya masing-masing.
Lola bercerita awal ia mulai menato badannya yang ramping dan indah itu. Kata dia, semua diawali dengan rasa kepengen saja. Orang kebanyakan bilang berawal dari iseng.
“Tapi dari situ akhirnya pengen nambah terus, hahaha,” kata dia kepada wartalampung.id hari ini.
Lola bilang, dua tato yang terakhir menghiasi tubuh rampingnya itu adalah vegvisir dan sakyant.
Vegvisir, kata Lola, disebut juga rune compass. Ini adalah tato perlindungan. Simbolnya berasal dari bangsa Nordic yang bermakna tonggak atau tanda arah yang membantu pemakainya ke jalan tertentu atau arah dalam hidup.
Sedangkan sakyant hah taew adalah lima garis sakral yang melambangkan berkah sakral yang dianugerahkan ajam dan masing-masing diselingi unaalome.
Kata Lola, ayat-ayat ini memberikan beragam kekuatan termasuk cinta kasih, keberuntungan, perlindungan dari kejahatan, dan pesona atau kharisma yang hebat.
Meski demikian, Lola menilai semua tadi adalah pemaknaan saja. Soal rezeki, keberuntungan, perlindungan, dan sebagainya, “Aku masih percaya sama Allah swt.”
Lola berkeyakinan bahwa Allah swt yang mengatur segalanya. Tato tidak membawa sedikit pun pengaruh dalam ranah kepercayaannya selama ini.
Bagi Lola, tato ya sebatas tato. Hiasan di tubuh dan membuat si empunya badan senang ada gambar unik di tubuhnya.
Soal tato itu lekat dengan kejahatan, Lola juga menampik. Gadis cantik ini menuturkan, setiap orang punya alasan sendiri menato badannya. Masing-masing orang punya keyakinan dan kepercayaan yang berbeda.
“Cerita masing-masing orang beda-beda,” kata dia.
Tato, lanjut Lola, bisa membuat si empunya badan merasa makin percaya diri. Mungkin awalnya tidak percaya diri, dengan tato ia percaya diri.
“Bagi sebagian orang malah punya dampak positif setelah menato badannya,” kata pemilik akun Instagram @lolajessica_03 itu.
Lola ingin, setiap kita tidak menilai orang dari penampakan luar. Setiap orang mempunyai hak berekspresi dengan gaya apa saja.
“Selama enggak merugikan orang lain,” kata Lola.
Lola menambahkan, jika setiap orang saling menghargai, hidup akan berjalan indah dan tenteram. Sebab, masing-masing orang sibuk dengan urusannya sendiri. Bukan tidak peduli dengan urusan orang.
“Tapi kalau itu wilayah privasi masing-masing, ya enggak usah diungkit-ungkit. Kecuali orang lain butuh bantuan, ya kita bantu. Tapi lepas dari itu, urus aja hidup kita masing-masing,” tutup Lola. []
