Berita Foto Hiburan

Model Lampung Joya: Puas Kalau Sudah Keluar Keringat

Model Lampung Joya: Puas Kalau Sudah Keluar Keringat

Joya. | Blessing Photography

Joya. | Blessing Photography

Wartalampung.id,  Bandar Lampung – Model Lampung Joya suka mencoba hal baru. Mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris Perguruan Tinggi Teknokrat ini paling demen dengan sesuatu yang belum pernah dicoba. Awalnya, kata Joya, dari iseng belaka. Namun, saat melakoninya, ia berusaha seserius mungkin.

Di kampus ia pernah mengikuti duta kampus meski tidak sampai selesai. Ia rupanya memilih fokus dengan studinya. Indeks prestasi kumulatif (IPK)-nya di kampus juga lumayan bagus,

“Di atas 3 deh,” kata dia kepada wartalampung.id hari ini, Minggu, 15 November 2020.

Joya juga pernah aktif di organisasi kampus. Baginya, aktif berorganisasi menambah teman dan pergaulan. Manfaatnya, kata dia, bisa jadi ia rasakan usai selesai kegiatan belajar di kampus.

“Penting juga buat bekal di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dara cantik ini sedang mengisi konten YouTube-nya. Meski baru beberapa konten ia unggah, Joya ingin tahu lebih dalam soal Youtube. Terutama bagaimana menghasilkan konten yang disukai banyak orang.

Joya punya kapasitas memadai untuk itu. Lantaran sering difoto, ia tak canggung kala divideokan. Ia berusaha tampil lentur dan totalitas.

“Siapa tahu banyak yang suka. Lumayan kan subscribe aku nambah,” kata pemilik akun Instagram @joya_iffyni27

Joya bilang, ia juga kepingin mengikuti kontes atau kompetisi semacam muili-mekhanai. Namun, belum ia ambil tahun ini.

“Mungkin tahun depan deh. Nunggu udah enggak ada pandemi covid-19 lagi,” kata dia.

Demi mencoba hal baru, Joya pun “nekat” kala memotong sebagian rambutnya. Yang tadinya panjang sepinggang, kini hanya tersisa sampai bahu lebih sedikit. Kawan-kawannya banyak yang menyayangkan Joya potong rambut.

Namun, ia bergeming. Ia ingin mencoba tampil dengan gaya rambut yang baru.

“Ini masih mendinglah. Daripada ku plontos coba, terus dikasih garis-garis di kepala aku, kan repot, hahaha,” katanya tertawa lepas. Selepas-lepasnya bak burung mengepakkan sayap naik ke angkasa.

Soal foto-foto ia masih aktif sampai dengan sekarang. Memang baru sebatas menambah konten dan galerinya di Instagram. Namun, ia berusaha serius dalam melakoni dunia model.

Setiap kali mendapat tawaran difoto, ia berusaha tampil baik. Ia juga senang jika ada tawaran foto dengan konsep yang baru.

Akan tetapi, ia tetap memperhatikan benar pembagian waktu antara kuliah dan aktiivtas di luar itu. Jika ada yang bersamaan dengan waktu kuliah, Joya memilih kuliah.

“Sayang kalau enggak diseriusin. Aku pengen lulus dengan nilai paling bagus,” kata dia.

Kata Joya, sekarang ia sedang padat-padatnya belajar mandiri di rumah, kuliah daring, dan mengerjakan tugas kelompok dari dosen.

“Itu udah menyita waktu banget,” kata dia.

Joya juga suka dengan foto konsep outdoor atau di luar ruangan. Pemandangan alam di sungai, pantai, dan gunung sebetulnya ia sukai. Ia merasa leluasa dan bebas jika berada pada lingkungan semacam itu.

“Nunggu ada fotografer yang ajakin foto di pantai, gunung, dan sungai lagi deh,” kata dia.

Oh iya, cewek cantik ini juga teramat suka makan makanan pedas. Superpedas bahkan. Jika ia makan bakso, ia pilih menu yang menunya sudah pedas. Ia lalu tanpa ragu menambah porsi sambalnya lima kali lipat ketimbang orang pada umumnya.

Bagi Joya, makan tanpa da unsur pedas itu tidak afdal. Saban hari mesti ada sambal yang membuatnya makin nafsu makan.

Ada pula jenis kuliner berbasis ayam dengan citarasa pedas yang ampun deh. Namun, Joya dengan santai menikmatinya. Meski berkeringat, ia puas.

Joya juga punya kebiasaan tidak minum sampai makanan pedas yang ia nikmati ludes. Paling banter hanya segelas air yang ia minum. Bisa air putih atau es.

“Aku minum kalau makanan benar-benar sudah ha[bis. Soal keringetan sih udah pasti. Puas aja kalau sudah kepedesan dan keluar keringat,” kata dia. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda