Al Ayu Oktaviani. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Model Lampung Al Ayu Oktaviani lumayan banyak mengalami asam garam perjalanan hidup. Sejak mulai foto-foto dan menjadi model beberapa produk sejak SMA, ia sudah meniti karier secara mandiri.
Meski kadang patah di tengah jalan, Ayu pada prinsipnya tidak menyerah. Ia terus berusaha. Setahun belakangan ini ia mencoba banyak hal pascalulus SMKN 8 Bandar Lampung. Ia pernah mencoba bisnis makanan. Sayang, tidak bertahan lama. Ia belum menemukan manajemen yang pas untuk menata usahanya itu.
Ia juga pernah bekerja sebagai agen salah satu bank ternama. Tugasnya, mencari nasabah. Dari sini Ayu dapat hasil lumayan. Ia terbilang banyak mendapatkan nasabah untuk menabungdi bank tersebut.
Namun, pekerjaan ini pun ia tinggalkan. Capek? Sudah pasti. Ayu hanya merasa ia kurang begitu cocok di bidang itu. Talentanya sebetulnya ada pada usaha yang ia rintis sendiri.
Namun, untuk mewujudkan itu, ia butuh modal. Lantaran ketiadaan dana, ia “terpaksa” mencoba bekerja lagi. Kini ia bekerja di sebuah swalayan besar di Bandar Lampung. Saban hari, tiap jam tujuh ia sudah berangkat. Sore hari baru selesai. Maminya dengan setia mengantar dan menjemput. Kadang ia mesti naik ojek online.
“Aku tentu enggak mau kerja sama orang terus. Passion aku ya buka usaha mandiri. Cuma masih coba-coba. Tapi aku mau serius. Insya Allah lagi kumpulkan modal untuk buka usaha sendiri lagi,” kata dia kepada wartalampung.id hari ini.
Ayu bilang, dunia model tidak sepenuhnya ia tinggalkan. Jika ada tawaran foto endorse produk, ia masih mau selagi tidak bertabrakan dengan jam kerja. Apalagi ia hanya punya waktu libur seminggu satu kali.
“Sabtu dan Minggu malah masuk kerja karena swalayannya kan ramai kalau akhir pekan,” ujar dara cantik kelahiran 1 Oktober 2002 itu.
Ia juga sering mendapat tawaran menjadi model film pendek di Youtube yang dibuat kenalannya. Namun, karena job datang pas jam kerja, terpaksa ia tolak. Padahal, subscriber akun YouTube yang sering Ayu main di dalamnya, lumayan banyak.
Ayu bilang, sejak lama ia memang menaruh perhatian pada bisnis makanan kecil atau kudapan. Ia merasa enjoy dengan bisnis makanan. Untuk itu, ia sedang mempersiapkan usaha baru nanti setelah cukup modalnya.
Maminya juga mendukung penuh jika anak gadis cantiknya itu punya usaha sendiri. Sang bunda ingin anaknya fokus berusaha sendiri di bidang kuliner.
“Mami dukung banget. Kalau sekarang kerja sama orang, itu bagian dari hidupku sekarang. Lagi ngumpulin modal untuk usaha,” kata Ayu.
Soal dunia model, Ayu masih terbuka jika ada fotografer atau produk tertentu yang membutuhkan jasanya. Sampai sekarang pun tawaran sesekali masih ada. Dan Ayu menjalaninya dengan enjoy.
“Aku tetap menikmati dunia model karena itu juga salah satu talentaku,” ujarnya.
Ditanya soal jenis makanan yang ia akan kembangkan, Ayu bilang masih sama seperti yang dua tahun lalu ia jalani: kebab mini dan popcorn.
Ayu mengaku belajar dari beberapa orang dan melihat di YouTube. Dari situ Ayu mendapat pengetahuan bagaimana meracik makanan atau kudapan yang enak dengan harga terjangkau.
“Kalau harganya mahal ya ditinggalkan konsumen. Aku udah pernah coba. Enak dan harganya ekonomis, itu yang diinginkan konsumen,” kata dia.
Ayu belum tahu sampai kapan akan bekerja di swalayan besar itu. Soalnya, ia ingin mengumpulkan modal yang cukup.
“Enggak mesti besar-besar amat sih. Asal cukup untuk satu tahun dan aku bisa menggunakan keuntungannya untuk menambah besar usahaku,” kata dia.
Sebetulnya, Ayu punya modal memadai jika ingin menjadi model. Punya paras cantik, kulit putih, dan tubuh semampai, ia banyak ditawari foto oleh fotografer. Tidak hanya skala Lampung, tapi juga nasional.
Ayu juga berkawan baik dengan beberapa selebgram dan youtuber kelas atas. Ia beberapa kali menjadi bintang pada konten yang mereka bikin. Namun, kata Ayu, sepuas-puasnya ia bekerja, tetap lebih menikmati usaha yang ia bangun dan kembangkan sendiri.
Karena sekarang masih bekerja dengan perusahaan tertentu, Ayu menjalaninya dengan baik. Ia berusaha kerja dengan maksimal. Ia mesti datang tepat waktu dan bekerja secara profesional.
Ayu tak mau mengecewakan perusahaan yang memperkerjakannya sekarang. Ia tahu, mencari pekerjaan zaman sekarang sulit. Apalagi selama masa pandemi ini, makin sulit orang mencari pekerjaan. Ia mengaku bersyukur masih bisa bekerja dan mengumpulkan uang dari situ.
Untungnya, ia berpengalaman bekerja di perusahaan lain sebelum ini. Ia juga merasa studinya di SMKN 8 Bandar Lampung membantunya dalam kemampuannya bekerja di perusahaan.
“Banyak manfaat dari studi aku selama SMKN 8 Bandar Lampung. Bisa tahu manajemen perusahaan dan mengembangkan sikap saat bekerja,” kata dia.
“Insya Allah kalau modal sudah cukup, aku akan buka usaha sendiri lagi. Doain ya,” ujar pemilik akun Instagram @al_ayuoktaviani itu. []
