Kegiatan MIC Project di Pesisir Barat. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pesisir Barat – Antusiasme pemuda pemudi MIC Lampung begitu membara. Walaupun perjalanan cukup melelahkan, kehadiran anak-anak di Pesisir Barat membuat mereka semangat dan bahagia.
Nadzrotul Uyun, Direktur Motivational and Inspirational Community (MIC), mendorong anggotanya agar bisa memberikan motivasi dengan cara kreatif. Bukan hanya pengabdian biasa. kegiatan yang dilaksanakan pada 2-4 April 2021 lalu ini sasarannya adalah anak-anak SD 51 Krui Pekon Biha, Pesisir Barat.
MIC project merupakan agenda tahunan dari MIC Lampung. Setiap tahun MIC Lampung akan mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di daerah Provinsi Lampung. Tujuannya untuk mengenalkan tentang pentingnya peduli lingkungan, sadar pendidikan, dan paham budaya.
Pemuda memiliki peran sebagai agen of change. Tentunya, kegiatan pengabdian ini sebagai wadah untuk berkontribusi memajukan calon generasi anak-anak Lampung.
Di samping itu, anggota MIC Lampung menampilkan parade, drama, dan dibagi per setiap kelasnya untuk memberikan materi dengan tetap mematuhi peraturan-peraturan protokol kesehatan.
Pesisir Barat sendiri mempunyai daerah yang cukup potensial, sumber daya alam yang indah yang harus dijaga dan dilestarikan. Untuk mewujudkan itu semua, MIC Lampung mengenalkannya lewat anak-anak sedini mungkin.
Dampak dari kegiatan pengabdian ke Pesibar tidak hanya untuk masyarakat ataupun anak-anak, tetapi untuk para pemuda MIC Lampung juga dalam melatih rasa toleransi dalam berbagi dan melatih jiwa kepemimpinan.
“Harapan ke depannya MIC Lampung bisa terus menebar manfaat untuk sesama,” kata Nadzrotul Uyun dari MIC Project kepada wartalampung.id dalam rilis hari ini.
Pendiri MIC Lampung Fajar Islam Sitanggang tak kalah terharu. Dia tidak menyangka antusiasme pemuda pemudi Lampung terhadap kegiatan pengabdian berbasis pendidikan dan lingkungan begitu besar.
“Semoga MIC Lampung bisa terus membantu menyusun batu bata peradaban di sudut kecil negeri ini,” kata dia. [Neneng Nurhasanah]
