Mi Pangsit Ayam Putra Pak Yanto. | Kurniati

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mi Pangsit Ayam Putra Pak Yanto menjadi mi pangsit legendaris yang sudah ada sejak tahun 1960.
Yanto (54) anak dari pemilik usaha ini bercerita kepada wartalampung.id bahwa mi pangsit ayam ini merupakan resep turun menurun dari keluarga .
“Dulu ayah saya pertama kali berjualan di daerah Pangkal Pinang, Pasar Tengah,” katanya, Rabu , 20/10/2021.
Saat ini Yanto meneruskan usaha milik ayahnya di Jalan Imam Bonjol, depan gereja Pasar Bambu Kuning .
“Saya beri nama warung ini Putra Pak Yanto sesuai dengan nama ayah saya yaitu Suyanto dan kebetulan juga saya diberi nama Yanto olehnya,” katanya.
Sudah 34 tahun yaitu sejak 1987 Yanto meneruskan usaha milik kelurganya ini.
Ia buka setiap hari dari pukul 17.00 sampai 01.00 dan dia bisa menjual 100 porsi mi pangsit ayam setiap malamnya.
Untuk harga mi pangsit ini cukup murah dan terjangkau yaitu 1 porsi Rp20 ribu per mangkok dan Rp10 ribu untuk 1/2 porsi mi pangsit.
Mi pangsit ayam ini memiliki ciri khasnya sendiri yaitu pangsit yang dipotong-potong lalu digoreng dan dicampur dengan bakso sapi.
Tidak hanya menjual mi pangsit, Yanto juga menjual bakso sapi, kwetiaw goreng/rebus, mi goreng/rebus, dan nasi goreng.
Saat ini Yanto juga mengajarkan anaknya bagaimana cara membuat serta berjualan.
“Saya mengajarkan anak resep membuat mi yang enak dan ikut membantu saya berdagang,” katanya
Ia pun berharap dengan mengajarkan anak-anaknya, suatu saat usaha ini bisa dilanjutkan dan terus menjadi usaha turun-temurun keluarga. [Kurniati, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UBL]
