Nusantara

Menko Agus Harimurti Yudhoyono Apresiasi Sikap Kritis dan Santun Ketua BEM Unila M Ammar Fauzan

Menko Agus Harimurti Yudhoyono Apresiasi Sikap Kritis dan Santun Ketua BEM Unila M Ammar Fauzan

Agus Harimutri Yudhoyono. | Delima Kurnia

Wartalampung.id, Bandar Lampung –  Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan respons positif kepada Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila) M Ammar Fauzan atas penyampaian aspirasi yang dinilai kritis, namun tetap santun dalam kegiatan Stadium General atau kuliah umum yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Unila, Selasa, 14/10/2025.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menilai sikap Ketua BEM Unila M. Ammar Fauzan mencerminkan karakter mahasiswa yang baik dan santun. Ia bilang hal itu jarang dimiliki oleh semua mahasiswa.

“Saya senang karena Bung Ammar menyampaikan pendapat secara kritis namun tetap menggunakan cara yang santun, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas, gamblang, dan jujur,” ujar AHY di hadapan peserta kuliah umum.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah Ketua BEM-U Unila menyoroti sejumlah isu terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Menanggapi hal itu, AHY menyebut terdapat tiga tantangan utama dalam sektor infrastruktur, yakni ketidaksesuaian prosedur operasional standar (SOP), konflik agraria dan sosial antara warga, korporasi, dan pemerintah, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah, khususnya pada sektor jalan dan transportasi.

Selain menyoroti peran mahasiswa, AHY menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (human capital) yang harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan fisik dan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia agar tidak terjadi ketimpangan.

Dalam pemaparannya, AHY menyoroti persoalan pemerataan pembangunan yang menurutnya menjadi kunci untuk mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi di berbagai daerah.

“Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal di negeri ini, ketimpangan biasanya terjadi karena adanya ketimpangna infrastruktur.”

Dalam pembukaannya ini juga, AHY mengajak seluruh mahasiswa selaku generasi muda untuk menyatukan semangat demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari ini menuju 2045, masa depan ada di tangan kita, generasi muda Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan oleh BEM-U Unila ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Melalui forum tersebut, mahasiswa Unila berkesempatan berdialog langsung dengan pemerintah mengenai arah pembangunan nasional dan kontribusi generasi muda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda