Bunga bangkai. | Jubaidi/Balai Besar TNBBS

Wartalampung.id, Kotaagung – Bunga yang dijuluki sebagai bunga tertinggi ini telah memasuki fase mekarnya. Mekar dengan sempurna di Resort Sukaraja Atas SPTN Wilayah I Sukaraja BPTN Wilayah I Semaka (15/3).
Bunga yang memiliki nama latin Amorphophallus gigas ini memang sesuai dengan julukannya karena bunga ini dapat mencapai ketinggian 2,5 meter.
Begitu pun yang sedang mekar saat ini, ketinggiannya mencapai 348 cm, dengan tinggi kuncup bunga 163 cm dan lebar kelopak 67 cm.
Walaupun memiliki tangkai bunga yang panjang, “kuntum” bunganya sendiri relatif lebih pendek.
Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang berada pada ekosistem hutan hujan pegunungan dataran rendah merupakan habitat yang cocok untuk beberapa flora langka seperti Rafflesia, Nephentes maupun Amorphophallus.
Amorphophallus gigas merupakan salah satu bunga bangkai tertinggi. Amorphophallus sp yang termasuk dalam kategori bunga langka ini penyebarannya merata dari wilayah selatan hingga utara kawasan TNBBS.
Kawasan TNBBS sendiri memiliki 3 jenis Amorphophallus, yaitu A. titanum, A. gigas dan A. paeoniifolius.
Upaya yang dilakukan terhadap pelestarian Amorphophallus di kawasan TNBBS saat ini antara lain perlindungan habitat serta penyadartahuan kepada masyarakat di sekitar kawasan.
Diharapkan, dengan adanya Amorphophallus di TNBBS dapat meningkatkan kunjungan wisata di TNBBS.
Amorphophallus merupakan marga tumbuhan dari talas-talasan (Araceae) yang akan mengeluarkan bau bangkai, sehingga umum dinamai sebagai bunga bangkai.
Tumbuhan ini memiliki dua fase dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian, fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif akan muncul daun dan batang semu.
Setelah beberapa waktu (tahun), organ vegetatif ini layu dan umbi akan mengalami dormansi. Apabila cadangan makanan pada umbi mencukupi serta kondisi lingkungan mendukung, bunga majemuknya akan muncul.
Akan tetapi, jika cadangan makanan kurang, akan tumbuh kembali daunnya. [Tri Sugiharti, S. Hut. / PEH Madya dan Susan Saputri / PEH Mahir pada Balai Besar TNBBS]
