Berita Foto Ruwajurai Lampung Tengah

Mahasiswa KKN Unila Ajak Anggota KWT Kalidadi Kalirejo Lamteng Bikin Kompos

Mahasiswa KKN Unila Ajak Anggota KWT Kalidadi Kalirejo Lamteng Bikin Kompos

Pembuatan kompos. | Dokumentasi

Pembuatan kompos. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kalirejo – Desa Kalidadi merupakan sebuah daerah perdesaan yang kaya akan potensi sumber daya alam dan pertanian. Selama bertahun-tahun, aktivitas pertanian telah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, berbagai tantangan di bidang pertanian juga semakin meningkat. Salah satu masalah yang dihadapi oleh petani di Desa Kalidadi adalah rendahnya kesuburan tanah akibat kurangnya bahan organik dalam tanah.

Dalam menjawab tantangan tersebut, para petani di Desa Kalidadi mulai menyadari pentingnya penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian. Salah satu alternatif pupuk organik yang memiliki banyak manfaat adalah pupuk kompos.

Pupuk kompos merupakan hasil dari proses pengomposan bahan-bahan organik, seperti sisa-sisa pertanian, limbah dapur, dan sampah organik lainnya, yang diuraikan oleh mikroorganisme menjadi material yang kaya akan nutrisi.

Pembuatan pupuk kompos telah menjadi solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi petani di Desa Kalidadi. Selain dapat meningkatkan kesuburan tanah, penggunaan pupuk kompos juga membantu mengurangi masalah lingkungan lainnya seperti menumpuknya kotoran kambing yang dapat menimbulkan bau yang tidak sedap bagi masyarakat lingkungan sekitar.

Mahasiswa KKN Unila di desa itu kemudian membuat program kerja pembuatan pupuk kompos yang berlangsung selama 1 hari dan dilaksanakan di samping balai desa.

Tahapan pembuatan terdiri dari persiapan alat dan bahan, serta pembuatan. Pada tanggal 14 Juli 2023, program ini dimulai dengan mengumpulkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan pupuk kompos. Kegiatan ini dibantu oleh anggota KWT Desa Kalidadi.

Demonstrasi cara pembuatan dilakukan di balai desa pada 17 juli 2023. Tahapan proses pembuatan diawali dengan menyiapkan plastik hitam yang berfungsi sebagai alas.

Kemjudian, taburkan bahan-bahan secara merata. Ketiga campurkan EM4 dengan air secukupnya lalu siram ke bahan-bahan yang telah ditaburkan secara merata.

Kelima, pupuk kompos tersebut ditutup dan ditunggu proses fermentasinya selama 30 hari.

Dengan demikian, peningkatan kesadaran dan penerapan teknologi pembuatan pupuk kompos di Desa Kalidadi mencerminkan semangat perubahan positif dalam menghadapi tantangan pertanian di masa depan.

Adapun anggota KKN ini adalah Faris Isham, Sandi Saputra, Auliawati, Andrabella Meidy Azzahra NI, Afra Nabilla Zury, Ranissa Fidela S, Arya Affanda Auliya Duha, dengan pembimbing Muhammad Ibnu. []

Editor: @adiansaputra27

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda