Mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Tanjung Bintang – Sejumlah mahasiswa UIN Raden Intan Lampung yang sedang menjalani kuliah kerja nyata (KKN) membantu pemasaran digital pegiat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
Mereka mengajak pelaku UMKM berkolaborasi menjual dangannya ke media sosial. Selain itu, berdagang menggunakan media sosial dapat memudahkan seseorang untuk menjual atau membeli barang yang diinginkan dengan menggunakan media sosial.
Salah satu peserta kelompok KKM UIN Raden Intan Lampung mengajak berkolaborasi pengusaha mikro perajin tas anyaman berbahan tali kelam.
Kevin, salah seorang mahasiswa, mengatakan, pihaknya mengajak Misno, pemilik usaha, untuk melakukan pemasaran digital.
Kevin menjelaskan cara menjual kerajinan tas anyaman ini ke media sosial, contohnya di Instagram, Facebook, Tiktok, dan media lainnya.
Awalnya, Misno mengatakan tidak bisa menggunakan media sosial dengan baik. Dia kemudian dia menawarkan anaknya saja yang diajarkan media sosial, bagaimana menjual kerajinan tas anyaman ke media sosial.
Kevin berharap usaha Misno berkembang secara luas dengan menggunakan media sosial.
Kerajinan tas anyaman yang dibuat oleh Misno di Dusun Budi Utomo, Desa Budi Lestari, sudah berjalan selama 13 tahun.
Misno menjual kerajinan tas anyaman ini dengan harga Rp15 ribu per buah dan Rp11 ribu per kodi.
Pemasaran yang sudah dilakukan Misno juga sudah sampai ke Pasar Tanjung Bintang. Awalnya dia hanya berkeliling di kampung saja.
Kevin berharap dengan pemasaran digital, produk Misno ini makin dikenal masyarakat dan laris dipesan. []
