Pembukaan Festival Pesantren Ke-& di UIN Raden Intan Lampung. | Annisa Salsabila

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasantri Ma’had Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung hari ini menampilkan pertunjukan yang spektakuler pada pembukaan Festival Pesantren Ke-7 di lapangan ma’had setempat.
Setelah dua tahun vakum dikarenakan pandemi covid-19, tahun ini Ma’had Al Jamiah akhirnya mengadakan kembali event yang sama.
Acara dibuka dengan penampilan tari Muli Betanggai yang dibawakan 11 mahasantri. Tarian daerah asal Lampung ini merupakan simbolis dari penyambutan tamu yang menceritakan tentang kecerian para gadis-gadis Lampung.
Selanjutnya, penampilan dilanjutkan dengan pasukan baris-berbaris dan tari kipas. Setelah itu dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC Habib dan Celia yang menggunakan bahasa Inggris.
Penampilan terus berlanjut dengan pembacaan Alquran yang dibawakan oleh Gustia dan Riska. Kemudian selawat Nabi yang dibawakan dua mahasantri.
Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars UIN, dan mars Hari Santri.
Setelah rangkaian sambutan dari pimpinan mahad, rektor atau yang mewakili, acara dilanjutkan dengan pertunjukan silat sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Wakil Rektor Idrus Ruslan mewakili Rektor Wan Djamaludin.
Grand opening ini ditutup dengan tari kontemporer Wonderland Indonesia. Suasana pagi yang sangat berbahagia kali ini diiringi dengan senyum semangat dari para peserta dan panitia.
Meski mahasantri sedang dalam masa ujian tengah semester, mereka tetap tampil maksimal. Mereka butuh satu bulan lebih berlatih dengan giat dan tiada henti. [Annisa Salsabila, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung]
