Berita Foto Bandar Lampung

Ma’had Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung Gelar Bimtek Softskill Keagamaan Kepenulisan Kepesantrenan

Ma’had Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung Gelar Bimtek Softskill Keagamaan Kepenulisan Kepesantrenan

Bimtek kepenulisan. | Dokumentasi

Bimtek kepenulisan. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ma’had Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung mengelar Bimtek Softskill keagamaan Kepenulisan Kepesantrenan bagi mahasantri Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung. Kamis,15/09/2022 yang bertema “Pena Santri untuk Negeri, Ikhtiar Santri Memajukan Peradaban dan Merawat Tradisi dalam Karya Kepenulisan”.

Bimtek Softskill keagamaan ini bertempat di Lantai Tiga, Gedung Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Intan Lampung berlangsung dari pukul 08.00- 15-00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100  mahasantri Ma’had Al Jamiah dengan satu narasumber.

Narasumber yang hadir dalam bimtek itu adalah Muhsin Kalida, dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, psycowriter, dan  penulis buku.

Ia telah menerbitkan banyak karya tulis yang sudah diakui di kancah nasional. Selain suka menulis, narasumber juga memiliki kegemaran lain yaitu travelling. Moderator dari bimtek Softskill keagamaan ini adalah Siti Huzaimah yang merupakan musyrifah (pengurus) Ma’had Al Jamiah.

Narasumber menceritakan banyak sekali pengalaman yang pernah ia dapatkan. Ia memiliki filosofi dasar dalam hidup.

 “Membaca dan menulis hukumnya wajib,” kata dia.

Seketika itu satu ruangan di penuhi dengan teriakan komitmen seluruh mahasantri yaitu didasari filosofi hidup narasumber: Membaca dan menulis perintah agama, hukumnya wajib, yes!

Narasumber menyampaikan unsur penting dalam menulis yaitu ide, mood, dan action. Dalam pembahasan materi mengenai ide, ia mengatakan, ide harus dicari dengan cepat dan tepat,sedangkan mood itu jangan ditunggu tetapi harus diciptakan.

Ia juga menyampaikan bahwa selain ide dan mood, yang tak kalah penting adalah action.

Narasumber bukan hanya memberikan materi melainkan juga memberikan latihan sederhana untuk meningkatkan keterampilan mahasantri dalam menulis yaitu menulis dan mengembangkan dari satu kata yang telah diplih oleh individu .

Sebelum narasumber mengakhiri penyampaian materi, ia memberikan beberapa motivasi.

“Jangan tidur sebelum membaca. Jangan mati sebelum punya karya. Buku adalah sahabat terdekat, membaca adalah aktivitas paling hebat, menulis adalah ekspresi paling dahsyat,” kata dia.

Bimtek kali ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan mudir Ma’had Al Jamiah Muhammad Nur.

“Harapan saya kepada mahasantri dapat mengikuti acara ini dengan baik dan dengan melalui pena santri ini dapat mengisi dunia tulis dengan hal-hal positif,” ungkapnya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda