Berita Foto Ruwajurai Pesawaran

Luncurkan Gegati, PKBI Lampung Cegah Stunting lewat Dampingan Tepat Sasaran

Luncurkan Gegati, PKBI Lampung Cegah Stunting lewat Dampingan Tepat Sasaran

PKBI Lampung Gerakan Masyarakat Cegah Stunting (Gegati). | Dokumentasi PKBI Lampung

PKBI Lampung Gerakan Masyarakat Cegah Stunting (Gegati). | Dokumentasi PKBI Lampung

Wartalampung.id, Telukpandan – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung melakukan Gerakan Masyarakat Cegah Stunting (Gegati). Ini merupakan sebuah gerakan yang berbasis pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pendampingan secara langsung kepada kelompok rentan stunting.

Gerakan ini diimplementasikan dilakukan pada 14-15 Agustus 2023 di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. PKBI berusaha istikamah dalam pencegahan stunting di Lampung. Program ini juga didukung tanggung jawab sosial korporasi Insight Investment.

Stunting menjadi permasalahan yang cukup kompleks terutama di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten pesawaran tepatnya di Desa Cilimus ini. Indikator prevalensi stunting juga merupakan indikator tujuan pembangunan berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDG’s).

Khususnya pada tujuan kedua, yaitu menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik serta meningkatkan pertanian berkelanjutan.

Gerakan program ini bertujuan untuk mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa serta menganalisis faktor risiko dan memberikan rekomendasi penanganan kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan.

Gerakan ini rencanannya dilakukan 4 tahap yaitu (1). Pertemuan stakeholder (2). Focus Grup Discussion (FGD) dengan forum ibu dari balita yang terkena stunting, remaja, dan calon pengantin (3). Rencana Tindak Lanjut (4). Desiminasi.

Kegiatan program ini dilaksanakan di Balai Desa Cilimus. Diawali dengan pertemuan pemangku kepentingan hari Senin, 14 Agustus 2023, yang dihadiri dari beberapa instansi terkait.

Kemudian dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD) dengan forum ibu dari balita yang terkena stunting, remaja, dan calon pengantin untuk mencari tahu faktor dan penyebab angka stunting di desa tersebut tinggi.

Kegiatan ini bisa menjadi prioritas pada rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting dilakukan secara berkesinambungan sehingga intervensi atau pencegahan dapat segera dilakukan agar kasus tidak semakin memburuk sehingga kasus tidak berulang di satu wilayah.

Dengan adanya Gegati ini diharapkan pemerintah daerah dapat langsung menindaklanjuti dan memonitoring perkembangan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Desa Cilimus, Pesawaran. Demikian rilis yang diterima redaksi dari PKBI Lampung. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda