Bandar Lampung

Lembah Suhita Kembangkan Green Economy untuk Vegetasi Lingkungan

Lembah Suhita Kembangkan Green Economy untuk Vegetasi Lingkungan

Lembah Suhita. | Anggi Dwi Raharti

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lembah Suhita mulai dikembangkan sejak tahun 2016 oleh Suyadi dengan konsep green economy yang berkaitan dengan lebah.

Kawasan tersebut dulunya merupakan lahan bekas tambang batu yang telah dieksploitasi selama tiga tahun.

Kemudian ditata ulang vegetasinya agar mendukung kehidupan lebah dengan suplai nektar, polen, dan getah yang konsisten sepanjang tahun.

“Asal merawat pohon dan terus menanam, membuat lebah itu akan mencari keseimbangannya sendiri,” ungkapnya kepada wartalampung.id kemarin.

Dalam pengembangannya, Lembah Suhita mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Dinas Kehutanan Provinsi, Dinas Pertanian, Kementerian Pertanian, Bank Indonesia, program Outstanding Manager dari Belanda (PUM Netherlands), dan juga Australia.

Sebagai bentuk pengembangan vegetasi lingkungan, akan dilaksanakan kegiatan penanaman pada 15 November 2025 disekitar Lembah Suhita.

“Akan dilakukan penanaman sekitar 1.500 bibit pohon, seperti alpukat, palang, aren, kaliandra, jengkol, pete, dan akasia,” jelasnya.

Penanaman ini dilakukan untuk memperluas vegetasi yang butuhkan untuk budi daya lebah. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda