Susilowati dan anaknya, Mila. | Dokumentasi IZI Lampung

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Gadis manis mungil ini namanya Camila Nur Azizah, biasa dipanggil Mila. Pada 26 Oktober 2023 nanti, usianya genap 8 tahun. Bungsu dari lima saudara ini merupakan putri dari Susilowati warga Rajabasa Jaya, Rajabasa Bandar Lampung.
Susilowati sehari-harinya bekerja sebagai ojol dan buruh serabutan. Namun, karena Mila tidak bisa ditinggal ibunya sendirian, akhirnya Susilowati tidak bisa bekerja lagi.
Ia hanya memanfaatkan waktu ketika kakak-kakak Mila libur sekolah agar bisa menjaga Mila. Itu pun Ia hanya membantu tetangganya sebagai buruh cuci dan gosok.
Mila sejak umur 1 tahun didiagnosis menderita sakit kelainan jantung. Menurut dokter, ia menderita VSD perimembranous besar bidirectional shunt.
“Sakit yang diderita anak saya ini umumnya disebut pembengkakan jantung,” ujar Susilowati.
Terlihat sangat jelas di bagian dada dari Mila ada benjolan yang merupakan kondisi jantungnya yang bengkak.
“Mila sering mengeluhkan nyeri dan sesak di dadanya. Ia juga sangat tidak nyaman di ruangan yang sempit dan panas. Di samping itu anak saya ini juga merasa gelisah dan takut kalau ditinggal sendirian,” ujarnya lagi.
Menurut Susilowati, dulu ketika Mila masih bayi, oleh dokter yang menanganinya pengobatan yang bisa Mila jalani sementara hanya menggunakan obat-obatan saja.
Didampingi ibundanya, Mila sering bolak balik ke rumah sakit di Bandar Lampung untuk menebus obat untuk sakitnya.
Sementara Susilowati adalah seorang single parent dengan tanggungan lima orang anak. Sang ayah meninggal dunia saat Mila berumur 4 bulan di dalam kandungan.
Sekarang ini oleh dokter yang menanganinya, Mila harus dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita di Jakarta untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. Mengingat kondisi Mila tidak bisa lagi ditangani di Bandar Lampung.
“Dokter menyarankan agar sesegera mungkin Mila dibawa ke Jakarta, karena fungsi jantungnya sudah menurun 40%,” jelas Susilowati.
Mila yang saat ini duduk dibangku kelas 2 sekolah dasar ini ingin sekali sembuh normal sehingga bisa bermain dan berlarian seperti teman-temanya yang lain. Namun, apalah daya, kondisinya sangat lemah dan tidak boleh terlalu capek.
Ia hanya bisa bermain dirumah bersama ibu dan kakak-kakaknya yang selalu ada dan menghibur Mila.
Saat ini Mila sedang membutuhkan biaya untuk persiapan yang akan dipakai untuk akomodasi perjalanan yang tidak sedikit serta biaya kehidupan sehari-hari selama pengobatan di Jakarta.
Selain itu, Susilowati juga memikirkan kebutuhan biaya hidup sehari-hari untuk ke empat anaknya yang Ia tinggalkan di rumah selama Ia membawa Mila berobat ke Jakarta.
Untuk membantu dan meringankan beban keluarga ini, Laznas IZI Perwakilan Lampung melakukan Galang Donasi Bagi Adik Mila. Bagi para dermawan yang ingin berdonasi dan membantu bisa datang langsung ke Kantor IZI di Jalan ZA Pagaralam No 4 (flyover Pramuka) Rajabasa atau transfer di nomor rekening BSI 1215553331, BNI 700121009, Mandiri 1220027000010 atas nama Insiatif Zakat Indonesia, konfirmasi nomor ponsel 082374445600. [Fahri Galang Reinaldi/IZI Lampung]
