Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Laznas Dewan Dakwah Lampung Dorong Kesadaran Berkurban ke Pelosok Desa dan Pulau Terpencil

Laznas Dewan Dakwah Lampung Dorong Kesadaran Berkurban ke Pelosok Desa dan Pulau Terpencil

Laznas Dewan Dakwah Lampung salurkan daging kurban ke daerah terpencil. | Dokumentasi

Laznas Dewan Dakwah Lampung salurkan daging kurban ke daerah terpencil. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Laznas Dewan Dakwah Lampung menyalurkan hewan-hewan kurban ke berbagai daerah pedalaman di Lampung. Penyaluran kurban ini untuk dipotong dan didistribusikan pada Iduladha 1444 H dan hari-hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijah).

Direktur Laznas Dewan Dakwah Lampung Cipto Wadi mengatakan, selama Iduladha, pihaknya akan mendistribusikan kurban multimanfaat dari para pekurban ke kabupaten se-Provinsi Lampung.

Salah satu titik penyembelihan yakni Masjid Al Huda Talang Jembatan, Abung Kunang, Lampung Utara, yang sejak tahun 1993 hanya sekali diselenggarakan kurban.

“Hewan kurban yang sampai saat ini terhimpun sebanyak 14 ekor sapi dan 17 ekor kambing akan disebar ke 16 titik penyembelihan,” ucapnya dalam rilis kemarin.

Adapun daerah yang menjadi titik penyembelihan yakni Pulau Pahawang Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran dan Pekon Campang, Gisting, Tanggamus.

Selain itu, di Kabupaten Tulangbawang, Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesisir Barat, Lampung Tengah, Lampung Barat, Pringsewu, Lampung Utara, Mesuji, dan Tanggamus.

Cipto mengatakan, program kurban ke pedalaman adalah salah satu program yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

Rendahnya tingkat konsumsi daging masyarakat wilayah terpencil merupakan salah satu faktor dilaksanakannya program ini. Selain itu, juga menumpuknya pekurban di perkotaan sangat disayangkan dan lebih baik agar kegiatan kurban ini dapat dirasakan oleh semua masyarakat.

Melihat kurangnya pengetahuan akan pentingnya berkurban menjadi fokus Laznas Dewan Dakwah untuk terus mensyiarkan pentingnya berkurban di pedalaman sehingga masyarakat sekitar dapat termotivasi untuk menyelenggarakan kurban.

Rudi, Kepala Dusun Talang Jengkol, mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Laznas Dewan Dakwah dan pekurban yang telah bersedia mengamanahkan kurban di daerahnya.

Menurut Cipto Wadi, program ini walaupun sudah berjalan beberapa tahun, penambahan belum signifikan. Namun, Cipto bersyukur jumlah pekurban meningkat sedikit demi sedikit.

Tahun ini banyak yang memilih untuk kurban kambing di pelosok desa dan pulau terpencil.

“Semoga tahun depan semakin banyak masyarakat yang meningkat kesadarannya untuk berkurban di daerah terpencil,” ujarnya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda