Berita Foto Bandar Lampung

KWT Barokah Bentukan Program Ketahanan Pangan YBM PLN-IZI Lampung Panen Perdana Sayuran

KWT Barokah Bentukan Program Ketahanan Pangan YBM PLN-IZI Lampung Panen Perdana Sayuran

Panen perdana KWT Barokah. | Dokumentasi

Panen perdana KWT Barokah. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah Kelurahan Gedongmeneng Rajabasa melakukan panen perdana tanaman sayuran, Selasa lalu, 12/10/2022.

Sayuran yang dipanen itu ditanam KWT Barokah yang terbentuk  hasil kolaborasi Program Ketahanan Pangan yang digagas YBM-PLN dan Laznas IZI Lampung.

Panen perdana dihadiri dan dipimpin langsung Ketua YBMPLN Lampung Ahmad Kurniawan. Tanaman yang dipanen yaitu bayam dan kangkung merah yang berumur kurang lebih satu bulan setelah tanam.

Keceriaan para anggota KWT terlihat selama kegiatan pemanenan ini. Siti salah satu anggota KWT mengungkapkan kebahagiaannya.

“Alhamdulillah akhirnya kami bisa memanen sayur yang kami tanam bersama sebelumnya,” ujar Siti.

Sebelum kegiatan panen perdana dilaksanakan, jajaran pengurus Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM-PLN) Cabang Lampung terlebih dahulu melakukan kunjungan ke lokasi kebun KWT Barokah.

Hal ini dilakukan dalam rangka memantau kelancaran jalannya Program Ketahanan Pangan yang digagas bersama Laznas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Lampung.

Saat melakukan panen perdana tersebut, Ahmad Kuniawan mencabut sendiri tanaman bayam merah dan memberikan secara simbolis kepada Uki, Ketua KWT Barokah.

“Alhamdulillah semoga berkah,” kata Ahmad sambil menyerahkan seikat bayam yang baru dicabutnya kepada Uki.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemanenan yang dilakukan oleh anggota KWT Barokah. Hasil panen lalu dikumpulkan di dalam keranjang dan ditimbang untuk diketahui bobotnya.

Hasil panen ini kemudian dibagikan secara merata kepada para anggota KWT Barokah untuk dibawa pulang. Di samping menanam sayuran, KWT Barokah juga melakukan kegiatan budi daya ikan serta membuat apotek hidup.

Dalam kesempatan panen perdana ini, Desy Roa, Kabid Pendayagunan IZI Lampung, menjelaskan tujuan dibentuknya KWT Barokah.

“KWT Barokah sendiri dibentuk untuk mendukung Program Ketahanan Pangan  yang anggotanya berasal dari keluarga kurang mampu. Harapannya dari hasil panen sayuran tersebut bisa memenuhi dan menyediakan kebutuhan pangan  keluarga mereka,” jelas Desy Roa.

“Jika hasil panen berlebih, mereka dapat menjualnya kepada tetangga atau warung di sekitar tempat tinggalnya sehingga bisa menjadi pendapatan tambahan,” jelasnya lagi. [Ragil Crysanti/Fasilitator IZI Lampung]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda