Berita Foto Hiburan

Konser di GSG Unila Pengap, Panitia Diminta Gercep Bantu yang Pingsan dan Siapkan Banyak Kipas

Konser di GSG Unila Pengap, Panitia Diminta Gercep Bantu yang Pingsan dan Siapkan Banyak Kipas

Suasan jelang konser di GSG Unila. | Riska Putri Amalia

Suasan jelang konser di GSG Unila. | Riska Putri Amalia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – CBR.Fest, konser yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (Himateks) Universitas Lampung, mengundang antusiasme penonton tadi malam.

Hal ini dapat dibuktikan dengan tiket yang terjual kurang lebih 4.000 lembar.

Panitia menghadirkan band-band ibu kota. Hal itu membuat Gedung Serbaguna Unila makin padat pengunjung.

Pembelian tiket dapat melalui daring maupun di lokasi acara. Namun, ada perbedaan harga.

Presale 1

VVIP: Rp175.000

VIP: Rp155.000

CAT 2: Rp105.000

CAT 1: Rp125.000

Presale 2

VVIP: Rp265.000

VIP: Rp235.000

CAT 2: Rp155.000

CAT 1: Rp185.000

Di Lokasi

Rp225.000

Penukaran tiket dilakukan hari Kamis, 23/11/2023 sampai Minggu, 26/11/2023.

Para penonton sangat menikmati penampilan yang ditampilkan oleh bintang tamu.

Namun, karena banyaknya penonton dan kecilnya tempat yang digunakan, penonton menjadi pengap. Beberapa dari penonton pingsan dan memilih keluar dari gedung. Hal ini disampaikan oleh Tamara, penonton.

“Konsernya seru banget tapi sayang banyak yang pingsan karena memang pengap,” katanya.

Selain kurangnya fasilitas yang ada, menurut Tamara, kepekaan dan gerak cepat panitia juga dinilai kurang. Banyak penonton yang pingsan namun panitia tidak cepat membantu.

Tidak hanya itu, antrean pada saat memasuki area pertunjukan juga tidak kondusif dan tidak rapi.

Tamara berharap semoga ke depannya panitia konser di GSG Unila dapat membuat jalur evakuasi yang jelas. Panitia juga diminta menyiapkan tenaga kesehatan atau relawan terlatih untuk mengawasi penonton yang sakit dan pingsan.

Panitia juga diminta menyiapkan kipas yang lebih besar dan banyak.

Tamara juga berharap panitia penyelenggara dapat membuat jalur antrean yang lebih rapi menggunakan pembatas. [Riska Putri Amalia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda