KSU Maju Lestari. | Dokumentasi Yabi
- KSU Maju Lestari. | Dokumentasi Yabi
TIDAK selamanya kaum perempuan itu harus berpangku tangan. Perempuan pun harus pintar dalam mengatasi permasalahan seperti perekonomian keluarga. Terlebih pada saat era pandemi Covid-19 saat ini.
Banyak dampak yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. Tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, Covid-19 juga memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Banyak masyarakat yang mengeluh dan terhenti aktivitasnya karena pandemi Covid-19.
Adalah sekelompok kaum perempuan yang tergabung dalam Kelompok Simpan Usaha (KSU) Maju Lestari Pekon Teba Liokh Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat yang merupakan salah satu binaan Balai Besar TNBBS dan Yayasan Badak Indonesia (YABI).
Dengan mengulik kisah perjuangan RA. Kartini dalam menperjuangkan emansipasi wanita, kaum perempuan yang tergabung dalam KSU ini pun berjuang bersama dalam membentuk cikal bakal perekonomian mikro yang dapat menunjang perekonomian keluarga.

KSU yang berdiri pada tahun 2019 dengan jumlah anggota 33 orang perempuan dan pada tahun 2021 ini sudah mengalami penambahan keanggotaan sebanyak 78 orang. Selain simpan pinjam, KSU ini juga memiliki unit usaha kopi bubuk dan sayur sayuran.
Adapun kegiatan yang sudah dilakukan yaitu kunjungan lapangan ke KSU Srikandi Ulu Belu Tanggamus, penyusunan AD/ART kelompok, pelatihan optimalisasi lahan pekarangan dengan tanaman hortikultura, pelatihan persiapan rapat anggota tahunan (RAT), RAT ke-1 tahun buku 2019, RAT ke-2 tahun buku 2020, dan pelatihan rencana strategi (renstra) p 2021-2023 yang telah dilaksanakan pada tanggal 21-23 Maret 2021.
Dalam pelatihan renstra tersebut dibuat kegiatan perencanaan dan pengelolaan KSU, kondisi KSU dan potensi pekon, SWOT dan pembuatan rencana kerja selama 3 tahun (2021-2023).
Maju bersama kaum perempuan dan tetap hebat di masa pandemi. [Tri Sugiharti, S. Hut (PEH Madya)/Susan Saputri (PEH Pelaksana) pada Balai Besar TNBBS]
