Berita Foto Bisnis

Kala Pandemi Peternak Lele di Lampung Tengah Ini Raup Omzet Besar dengan Modal Minim

Kala Pandemi Peternak Lele di Lampung Tengah Ini Raup Omzet Besar dengan Modal Minim

Peternakan lele Kadek Adi. | Dokumentasi

Peternakan lele Kadek Adi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Seputih Banyak – Pandemi covid-19 yang tengah berlangsung banyak memberikan dampak bagi usaha kecil maupun besar, khususnya di daerah perkotaan banyak yang gulung tikar.

Namun berbeda halnya dengan UMKM, terutama yang di perdesaan.

Kadek Adi, pengusaha asal Dusun Sukabayu, Desa Siswobangun, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, mengatakan, ia hanya butuh modal sebesar Rp6 juta untuk mendapatkan omzet puluhan juta.

“Modal cuma Rp6 juta. Sekarang bisa dapat sekitar Rp60 juta per bulan hanya dengan menjual 16 ribu per kilogram lele, ” kata Kadek Adi, Rabu siang (15/9/2021).

Pengusaha 26 tahun tersebut mengatakan, peruntukan angka Rp6 juta tersebut dialokasikan untuk kolam sebesar Rp2 juta, bibit lele sebesar Rp2 juta, dan Rp2 juta untuk pangan.

“Sekarang bisa ngabisin Rp43 juta untuk pakan 3,7 ton,” terangnya.

Ia mengatakan, salah satu UMKM yang memiliki potensi besar adalah peternakan lele karena kebutuhan lele di Lampung Tengah mencapai 30 ton per hari.

“Ternak lele sekarang bisa di pekarangan rumah, nggak perlu lahan yang besar kok untuk bisa mulai usaha ini,” katanya.

Ternak lele yang dijalankan Kadek Adi menggunakan jenis kolam galian konvensional.

Budi daya jenis ini, diakui Kadek ia rintis sekitar satu tahun terakhir.

Sebagai informasi teknik galian konvensioanal merupakan teknik yang memiliki kualifikasi kolam dengan bentuk persegi empat dan dikelilingi dengan semen.

Kualitas air menggunakan mesin yang memasok oksigen secara langsung ke dalam kolam.

Untuk satu kolam berbentuk segi empat berdiameter 2,5 meter dan dapat menampung bibit lele hingga 5.000 ekor.
[I Putu Doni Marantino, Mahasiswa komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda