Buku Pengadilan Orang Baik
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Penulis sekaligus wartawan, Juwendra Asdiansyah, kembali hadir dengan karya terbarunya, “Pengadilan Orang Baik”. Buku kelima yang baru saja diluncurkan ini adalah kumpulan tulisan reflektif, kritik, hingga humor ringan yang menyentil realitas sosial sehari-hari.
Peluncuran ini digelar dalam acara Kongko Akhir Tahun di Nuwono Tasya, Rajabasa, Bandar Lampung, Selasa (16/12/2025).
Juwendra mengungkapkan, buku ini lahir dari kebiasaan menulisnya yang intensif sejak pandemi Covid-19, memanfaatkan waktu dari rumah. Tulisan-tulisan yang dikumpulkan sejak tahun 2020 ini awalnya tidak memiliki niatan khusus, namun kemudian diklasifikasikan berdasarkan kesamaan tema.
“Tidak ada niatan khusus. Itu cuma saya klasifikasi, ada beberapa tulisan yang kayak refleksi ya. Ada kritik, ada kayak ngomel, ada humor ringan, kadang nyentil,” jelasnya.
Proses penyiapan buku terbilang cepat, hanya memakan waktu dua hingga tiga bulan, karena sebagian besar materi sudah tersedia, bahkan ada yang berasal dari tahun 2011.
Buku “Pengadilan Orang Baik” dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat hari ini. Juwendra menjelaskan, judul provokatif ini berangkat dari sebuah ironi yang sering terjadi:
“Disuruh jadi orang baik, tapi begitu orang baik itu bikin salah, langsung kita hantam rame-rame. Seolah-olah orang baik itu nggak boleh bikin salah.”
Menurutnya, standar kesempurnaan tersebut tidak realistis dan tidak adil, sebab “mana ada orang yang sempurna? Nggak mungkin semua yang kita lakukan itu selalu baik.”
Buku ini menjadi koleksi kelima Juwendra setelah sukses dengan “Sekincau: Status-Status Masa Pandemi” (2020), “Pertengkaran Orang Baik: Buku 2 Masa Pandemi” (2021), “3 Jagoan” (2023), dan “14 Jam Bisa Menulis” (Mei 2025).

Tinggalkan Komentar Anda