Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Lampung bersama LAZDAI Lampung menandatangani Nota Kesepahaman untuk program Syiar Ziswaf selama Ramadan 1442 H. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Lampung bersama LAZDAI Lampung menandatangani Nota Kesepahaman untuk program Syiar Ziswaf selama Ramadan 1442 H, Sabtu, 10 April 2021. Kerja sama ini kali kedua dilakukan JSIT Wilayah Lampung sebagai upaya memaksimalkan potensi Ramadhan dari tahun ke tahun agar lebih baik.
Sekolah Islam Terpadu yang telah tergabung dalam program Syiar Ziswaf Ramadan ini ada 104 sekolah se-Lampung. Kerja sama JSIT ini untuk memberikan ruang amal kepada setiap orang terutama Sekolah Islam Terpadu yang juga memiliki program syiar dan sosial yang sama selama Ramadhan.
Ketua JSIT Indonesia wilayah Lampung Zulkarnain menyampaikan, kerja sama ini diharapkan menambah pengelolaan dana yang akan dikelola secara profesional oleh lembaga lokal resmi yang sudah dipercaya masyarakat. Dengan demikian, yang dilakukan oleh JSIT nantinya pun juga resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan LAZDAI Lampung Yusuf Effendi. Ia mengucapkan terima kasih kepada JSIT Indonesia Wilayah Lampung atas kepercayaanya kembali kepada LAZDAI.
Kata Yusuf, untuk kemaslahatan umat, LAZDAI selalu siap bersinergi, berkolaborasi, dan partisipasi dengan siapa pun. Ia mengatakan, yang dilakukan adalah upaya pelayanan yang terbaik karena syiar Ziswaf ini juga bagian dari ibadah dan berlipat pahala pada Ramadan.
“Semoga kerja sama ini bisa memberikan manfaaat kebahagiaan bagi sesama dan jadi investasi amal kita semua,” kata Yusuf.
Penandatanganan dilakukan di kantor JSIT Indonesia Wilayah Lampung di tandatangani Bapak Zulkarnain HK sebagai ketua JSIT Lampung dan Nurhandoyo selaku Direktur LAZDAI ZIS Center.
“Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada JSIT sebagai pengelola lembaga pendidikan dan memberikan kemudahan kepada LAZDAI Lampung dalam menjalankan amanah para donatur,” kata Yusuf. []
