Bedah buku "Menggapai Proses". | Dokumentasi

Wartalampung.id, Semarang – Khasbi Abdul Malik, penulis buku, Menggapai Proses, menyampaikan tips menulis buku saat mengisi Webinar Bedah Buku Menggapai Proses yang digelar LPM Bangkit Unissula, Minggu lalu, 12/8/2021.
Ia mengatakan, yang harus dimulai ketika ingin menulis buku adalah menulis, menulis, dan menulis. Khasbi menambahkan, tips mengembangkan tulisan antara lain:
- Siap Dikritik
Dalam proses menulis, sikap baik kita baiknya mudah untuk menerima kritikan dari orang lain. Contohnya, tulisan kamu ceritanya kurang menarik, gaya bahasanya kaku, dan sebagainya.
- Aktif Mengikuti Seminar Menulis
Aktif dalam kegiatan tulis-menulis, baik dalam bentuk seminar online ataupun offline. Selain sarana pengembangan diri, juga sebagai relasi.
- Banyak Membaca Buku
Hasil tulisan seseorang dipengaruhi oleh bacaan-bacaan harian. Setelah dia membaca karya orang lain, disitulah dia perlahan menemukan gaya bahasanya sendiri.
- Bergabung di Komunitas Penulis
Apabila lingkungan mendukung passion kita, perkembangannya cukup cepat, namun jika sebaliknya, hanya akan menghambat.
Khasbi Abdul Malik dalam webinar itu juga menyampaikan proses belajar menulisnya. Tahun 2016 dia mencoba berani menulis di media massa.
Pada 2017 mulai menemukan kesalahan-kesalahan dalam menulis dan tahun 2018 mulai ketagihan menulis dan muncul rasa percaya diri.
Lalu pada tahun 2019 hingga kini dia terus belajar dan terus mengembangkan tulisannya. Sejauh ini dia sudah menulis 2 buku yang diterbitkan indie, yakni Menggapai Proses (53 kumpulan tulisan) dan Bercerita. [Risqia Alfiani, Jurnalis LPM Bangkit Unissula]
