Jurusan Ilmu Komputer Fakultas MIPA Unila gelar Pelatihan Kecerdasan Buatan. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Gunungsugih — Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung mengadakan Pelatihan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk Pengembangan Media Pembelajaran bagi Guru SMA sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan guna mengembangkan media pembelajaran yang inovatif, efisien, dan menarik.
Pelatihan dilaksanakan pada 21–26 September 2025 dengan metode blended learning, menggabungkan sesi tatap muka di kampus Universitas Lampung dan pembelajaran daring menggunakan VClass Unila sebagai platform Learning Management System (LMS).
Sebanyak 30 guru SMA se-Provinsi Lampung berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan 11 peserta berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan secara lengkap.
Kegiatan ini dipandu oleh tim dosen Jurusan Ilmu Komputer Unila, yaitu Rahman Taufik, Rico Andrian, dan Muhammad Ikhsan, serta dibantu oleh Dea Delvinata Riyan dan mahasiswa Ilmu Komputer lainnya yang turut berperan sebagai asisten pelaksana.
Materi pelatihan berfokus pada penggunaan AI tools seperti ChatGPT, Canva AI, Gamma AI, Quizziz, dengan pendekatan praktik langsung agar guru mampu menghasilkan media pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan di kelas.
Menurut Ketua Tim Pelaksana, Rahman Taufik, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Lampung dalam mendukung peningkatan kapasitas guru di era digital.
“Pelatihan ini dirancang agar guru tidak hanya mengenal konsep AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara langsung untuk memperkaya bahan ajar. Harapannya, kompetensi ini bisa membantu guru menjadi lebih kreatif dan efisien dalam mengajar,” jelasnya.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menilai pelatihan ini sangat bermanfaat.
Ketua MGMP Informatika SMA Kabupaten Lampung Tengah, Rini Gustini, menyampaikan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan ini dan menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan guru di lapangan.
Sementara itu, perwakilan MGMP Informatika Kota Bandar Lampung, Bapak Guntur, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada penyelenggara.
Ia menilai kegiatan ini cukup bagus sekali dan sangat bermanfaat. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah dan disampaikan kembali kepada para siswa.
Selain memberikan apresiasi, para peserta juga menyarankan agar pelatihan serupa ke depan dapat menjangkau lebih banyak guru dengan melibatkan MGMP dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung, sehingga kolaborasi dan dampaknya dapat lebih luas.
Melalui pendekatan blended learning dan dukungan platform VClass Unila, pelatihan ini berhasil memberikan pengalaman belajar yang fleksibel namun terarah bagi para guru.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Universitas Lampung dalam mendorong transformasi digital pendidikan, khususnya dalam peningkatan kemampuan guru mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengadopsi teknologi kecerdasan buatan secara bijak dan produktif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan tuntutan era digital. []

Tinggalkan Komentar Anda