HMI MPO Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Berita gaji petugas kebersihan Bandar Lampung yang belum dibayar Pemkot selama dua bulan menjadi perhatian HMI MPO Bandar Lampung. Pengurus dalam rilis menilai hal itu sangat memprihatinkan. Pasalnya, pekerjaan petugas kebersihan itu berat serta penuh risiko.
Belum lagi mereka memiliki anak istri dan keluarga yang harus ditanggung kehidupannya.
Yongki Davidson, Ketua Umum HMI MPO Bandar Lampung, meminta Pemkot segera membayarkan gaji yang tertunggak selama dua bulan tersebut.
“Mereka petugas penyapu jalan yang bekerja dari pagi hingga sore setiap hari, perannya sangat penting. Kalau gajinya tidak dibayarkan, apalagi selama dua bulan, mau makan apa anak dan istri mereka?” kata Yongki.
“Kami juga meminta Wali Kota Eva Dwiana agar memberikan fasilitas yang memadai seperti peralatan kebersihan, seperti sapu, seragam, dan sebagainya.”
“Udah gaji nunggak, peralatan kebersihan dan seragam beli sendiri, terus tanggung jawab pemerintah di mana? Apa udah enggak punya hati?” pungkas mahasiswa Politeknik Negeri Lampung itu.
Pihaknya meminta Wali Kota Bandar Lampung agar masalah seperti ini jangan terulang.
Jika gaji petugas kebersihan bermasalah, bagaimana dengan masalah lingkungan lain yang lebih krusial, seperti kendaraan pengangkut sampah, TPS, TPA dan segudang masalah tentang pengelolaan sampah. []
