Bandar Lampung

Hasan Ashari Motivasi Siswa SMAN 2 Bandar Lampung, Jelaskan Inner Game, Asupan Otak, dan Cara Merespons

Hasan Ashari Motivasi Siswa SMAN 2 Bandar Lampung, Jelaskan Inner Game, Asupan Otak, dan Cara Merespons

Hasan Ashari memberikan materi motivasi kepada siswa SMAN 2 Bandar Lampung. | Dokumentasi

Hasan Ashari memberikan materi motivasi kepada siswa SMAN 2 Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Motivator Lampung Hasan Ashari memberikan motivasi kepada siswa SMAN 2 Bandar Lampung kemarin. Hasan menganjurkan agar setiap kita memenangkan inner dan outer game.

Inner game itu motivasi dan keyakinan dari dalam. Kalau kita yakin, kita pasti bisa. Namun, kalau kita tidak yakin, sulit untuk meraih kesuksesan.

Hasan mencontohkan, kalau ditanya siapa yang usai SMA mau masuk UI, akan kelihatan keyakinan dari cara mengacungkan tangan. Juga saat menjawab pertanyaan seberapa besar keyakinan itu dalam kisaran angka 1-10.

“Yang benar itu jawabnya 10. Di situlah menunjukkan kita yakin betul dengan cita-cita yang hendak kita gapai,” ujar Hasan yang juga alumnus SMAN 2 Bandar Lampung.

Hasan menuturkan, untuk outer game adalah proyeksi dari dalam kita. Hasan mencontohkan, layar in focus akan menampilkan file sesuai dengan yang dimasukkan. Maka, outer game itu merujuk pada inner game yang sudah kita menangkan tadi.

Hasan juga memberikan tips kepada siswa untuk mengubah keyakinan menjadi lebih baik, membuang keyakinan yang buruk, dan lainnya.

Yang lain, kata Hasan, cara kita merespons. Otak kita, ujar Hasan, seperti blender. Bahan baku apa saja yang masuk akan diproses. Bahan baku buruk atau baik semua akan diproses di dalam blender itu.

Kelurannya, ujar dia, akan mengikuti bahan yang masuk. Dalam konteks motivasi, ujar pakar terapi ini, otak mesti diasup oleh nutrisi yang baik-baik saja. Dengan demikian, yang dikeluarkan pun baik-baik.

Terakhir Hasan memberikan kiat agar siswa mampu merepons dengan baik. Kata dia, cara kita memilih respons akan menentukan kesuksesan.

Misalnya, saat diberikan tugas yang banyak, respons kita bisa macam-macam. Ada yang semangat dan mengerjakan, ada pula yang mengeluh.

Cara merespons itu yang juga akan menentukan nasib kita ke depan. Kalau memilih responsnya bagus dan positif, kita mempunya kans besar untuk sukses.

Sebaliknya, jika cara merespons kita buruk, hasilnya juga akan buruk. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda