Ahmad Giri Akbar. | Ferdi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi membangun Bumi Ruwa Jurai.
Hal ini disampaikannya usai memimpin Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-64 Provinsi Lampung di Gedung DPRD setempat, Selasa (31/3).
Secara khusus, Giri melayangkan pujian kepada Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela—yang turut hadir dalam acara tersebut.
Menurutnya, Pemprov Lampung telah menunjukkan performa luar biasa meski di tengah berbagai keterbatasan fiskal dan tantangan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Pemprov Lampung yang mampu menjalankan roda pemerintahan dengan sangat baik. Di tengah keterbatasan yang ada, capaian-capaian konkret telah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Giri.
Giri menyoroti beberapa keberhasilan utama, di antaranya adalah penekanan angka kemiskinan yang dinilai menajdi langkah strategis Pemprov yang berhasil menjaga tren penurunan angka kemiskinan di Lampung.
Hal lainnya adalah infrastruktur. Ia menilai, komitmen berkelanjutan dalam perbaikan dan pembangunan jalan-jalan strategis di seluruh kabupaten/kota.
Giri juga menyoroti kebijakan penghapusan uang komite sekolah yang dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi orang tua siswa.
“Kebijakan seperti penghapusan uang komite ini adalah bukti nyata pemerintah hadir untuk rakyat,” tambahnya.
Menara Siger
Selain apresiasi kinerja, momen HUT ke-64 ini juga menjadi sangat istimewa bagi identitas budaya Lampung. Giri menyatakan rasa syukurnya atas penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas desain Menara Siger ciptaan Anshori Djausal kepada Pemerintah Provinsi Lampung hari ini.
“Ini adalah kado luar biasa. Menara Siger adalah simbol kebanggaan kita, dan dengan adanya HKI ini, warisan intelektual dan budaya kita kini memiliki perlindungan hukum yang jelas,” pungkasnya.
Giri berharap, momentum hari jadi ini menjadi titik balik bagi seluruh elemen di Lampung untuk semakin solid dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan. []

Tinggalkan Komentar Anda