Hamami (dua dari kiri). | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Komisioner KPU Bandar Lampung Hamami mengaku gemas karena pada pilkada lalu angka partisipasi pemilih belum mencapai target 77 persen. Tingkat partisipasi pemilih pada pilkada tahun 2020 lalu mencapai 69,13 persen.
Jika dibandingkan pilkada tahun 2015, angkanya memang naik dari 66 persen. Namun, Hamami masih gemas karena target belum tercapai.
Ia ingin pada pemilu 14 Februari 2024 dan 27 November 2024, Bandar Lampung tercapai tingkat partisipasi pemilihnya. Oleh sebab itu, Hamami yang didapuk bidang partisipasi masyarakat, ingin semua pihak menyukseskan pemilu dan membantu dalam hal sosialisasi.
Demikian disampaikan Hamami kemarin dalam sosialisasi pendidikan pemilih yang diadakan KPU setempat di aula. Hadir sebagai narasumber anggota Bawaslu Bandar Lampung Yahyu Wiguno Sanyoto dan anggota Komisi Informasi Lampung Erizal.
Hamami yakin, jika semua peduli dengan pemilu, angka partisipasi pemilih akan naik signifikan. Kata kuncinya, ujar dia, adalah kemauan semua pihak menyukseskan dan mau mensosialiasikan.
Hamami mengatakan,sosialisasi perdana kemarin itu adalah momentum baik demi masifnya sosialisasi pemilu. Sebanyak 35 peserta dari beragam organisasi diharapkan mampu mensyiarkan pemilu.
Ia juga terbuka dengan kegiatan yang sifatnya mensosialisasikan pemilu di setiap organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi massa Islam, dan sebagainya. Ia senang jika banyak pihak yang mau menginisiasi kegiatan kepemiluan. []
