Berita Foto Ruwajurai Tanggamus

Guru Agama Islam Tanggamus Ikuti Bimtek Prates Pendidikan Profesi

Guru Agama Islam Tanggamus Ikuti Bimtek Prates Pendidikan Profesi

Guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Tanggamus. | Dokumentasi

Guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Tanggamus. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kotaagung –  Sebanyak 185 Guru Pendidikan Agama Islam se -Kabupaten Tanggamus mengikuti Bimbingan Teknis Persiapan Prates Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2022.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus M. Aris Rayusman, Selasa, 26/4/2022.

Ia  mengatakan, seorang guru Pendidikan Agama Islam harus meningkatkan kompetensinya. Bukan hanya bidang keagamaan, melainkan juga di bidang pedagogik dan sosial.

Oleh karena itu, Kementerian Agama memfasilitasi prates bagi guru Pendidikan Agama islam untuk bisa mengikuti pendidikan profesi guru setelahnya.

Adapun guru yang bisa terjaring ke dalam prates ini dengan syarat harus sudah mengaktifasi Sistem Informasi dan Administrasi Guru Pendidikan Agama Islam (Siaga Pendis) di semester genap tahun pelajaran 2021/2022.

Selain itu tercatat ada 10 orang guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Tanggamus yang sedang berjalan mengikuti PPG tahap 1 tahun 2022, dan 23 orang dalam daftar tunggu untuk mengikuti PPG tahap 2.

Acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Tanggamus ini dilanjutkan dengan melakukan simulasi prates yang dibimbing Listian Utama.

Antusiasme peserta terlihat sampai dengan agenda bedah kisi-kisi dan pembahasan soal – soal pratea melalui narasumber Riduan dan Jamastuti.

Dalam hal ini Ketua DPD AGPAII Tanggamus Azebtina mengatakan, yang dilakukan ini adalah upaya untuk memberikan fasilitas kepada semua guru Pendidikan Agama islam di Kabupaten Tanggamus agar sejalan dengan program-program yang sudah dicanangkan Kementerian Agama.

Kegiatan yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Talang Padang ini rencananya dilanjutkan melalui virtual untuk membahas soal secara lebih intensif. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda