Berita Foto Politik

Gemas dengan Pemkot Bandar Lampung Antisipasi Banjir, Muhammad Suhada Pimpin Relawan PKS Bersihkan Sampah di Sungai Kedaton

Gemas dengan Pemkot Bandar Lampung Antisipasi Banjir, Muhammad Suhada Pimpin Relawan PKS Bersihkan Sampah di Sungai Kedaton

Relawan PKS bersihkan sampah di sungai. | Dokumentasi

Relawan PKS bersihkan sampah di sungai. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Memasuki musim hujan, beberapa titik pemukiman di Bandarl Lampung mulai dihantui oleh bencana banjir akibat luapan sungai dan tidak lancarnya drainase.

Ketua DPD PKS Bandar Lampung Muhammad Suhada mengaku gemas dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung soal antisipasi penanganan banjir dan sampah di sungai-sungai di Bandar Lampung.

Maka itu ia pun menurunkan relawan untuk membersihkan sampah di sungai di Kedaton. Ia bahkan memimpin sendiri aksi gotong royong bersama warga setempat itu.

Suhada menilai, ada dua pekerjaan rumah Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam konteks bencana banjir.

Yang pertama, kata sarjana teknik lulusan Unila ini, Pemerintah Kota wajib menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang baik.

Yang kedua, ujar alumnus SMAN 2 Bandar Lampung itu, menggiatkan edukasi akan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan.

Demikian dikatakan Muhammad Suhada dalam rilis hari ini. Sebelumnya, Ahad lalu, 24/10/2021, Suhada memimpin relawan PKS membersihkan sungai yang ada di Kecamatan Kedaton.

Suhada  berkata, Bidang Perempuan ia minta berkolaborasi mengambil peran. Caranya dengan mengedukasi agar sampah rumah tangga bisa bernilai ekonomis yaitu berupa pembentukan unit-unit bank sampah.

Sementara Bidang Kepanduan, kata dia, mengoordinasikan Relawan Bencana PKS dan diterjunkan untuk melakukan aksi bersama masyarakat membersihkan bantaran kali di beberapa titik pemukiman yang rawan banjir.

Suhada berujar, warga mengeluhkan soal banjir dan sampah.

“Kami perjuangkan melalui Fraksi PKS di DPRD Kota Bandar Lampung dan juga usaha aktif dengan melibatkan anggota PKS dan masyarakat dengan edukasi dan aksi turun ke sungai,” kata Suhada.

Saat ini sudah terbentuk 20 titik bank sampah di tiap kecamatan di yang diinisiasi oleh DPC di tingkat kecamatan. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda