Berita Foto Politik

Gema Keadilan Bandar Lampung Bahagiakan Emak-Emak Pembuat Tempe di Kedamaian

Gema Keadilan Bandar Lampung Bahagiakan Emak-Emak Pembuat Tempe di Kedamaian

Agus Widodo, Ketua Gema Keadilan Kota Bandar Lampung (kanan). | Dokumentasi

Agus Widodo, Ketua Gema Keadilan Kota Bandar Lampung (kanan). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Salah satu keluhan ibu-ibu pembuat tempe di sentra UMKM tempe Kedamaian adalah harga kedelai yang naik dari Rp8.000 menjadi Rp13 ribu.

Ini sangat berpengaruh terhadap produksi tempe ibu-ibu. Termasuk Nurhayati. Biasanya mereka bisa memproduksi 50 kg sehari. Kini, hanya bisa memproduksi 35 kg.

Itu pun  tidak langsung habis terjual. Kata Nurhayati, biasanya langsung habis. Namun, kini, ibu-ibu pembuat tempe ini harus menjual lagi sore harinya.

“Semuanya naik. Kedelai naik, plastiknya naik. Kayunya naik dan akhirnya ukuran tempenya yang diperkecil,” kata dia.

Di bulan penuh berkah ini,  Gema Keadilan Kota Bandar Lampung bersama DPC PKS Kedamaian berbagi motivasi dan pasar murah berupa minyak goreng, telur, dan gula untuk ibu-ibu pembuat tempe di Mekarsari, Kedamaian.

Agus Widodo, Ketua Gema Keadilan Kota Bandar Lampung, mengatakan, semoga usaha pembuat tempa segera pulih.

Ia berharap kondisi ekonomi nasional pulih. Agus berharap Pemerintah Kota bisa memberikan pembinaan dan perhatian lebih untuk semua perajin tempe dan UMKM yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.

“Semoga semua ibu pembuat tempe, pedagang, UMKM dilancarkan usahanya, sehat pikirannya, sehat badannya, dan sehat juga kantongnya, dimudahkan segala urusannya,” ujar Agus. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda