Opini

Fun Facts Seru tentang Pendidikan di Prancis yang Bikin Kamu Pengen Studi di Sana!

Fun Facts Seru tentang Pendidikan di Prancis yang Bikin Kamu Pengen Studi di Sana!

Riza Harani Bangun

Oleh Riza Harani Bangun, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila

Negara Prancis tidak hanya dikenal dengan budaya dan kulinernya tetapi juga sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan yang maju di dunia. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata Pendidikan di Prancis?

Sudah pasti Pendidikan yang bereputasi tinggi, uang kuliah ratusan juta, biaya hidup mahal, dan bahasanya rumit untuk dimengerti. Banyak mahasiswa Indonesia yang memilih untuk melanjutkan pendidikannya hanya di dalam negeri saja karena berpikir biaya kuliah di luar negeri tidak mungkin terjangkau.

Namun, faktanya, pemerintah Prancis justru memsubsidi pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Inilah fun fact menarik tentang pendidikan di Prancis yang harus kita ketahui:

  1. Biaya Kuliah Negeri Terjangkau

Menurut Campus France Indonesia, kuliah di universitas negeri di Prancis bisa dikatakan “terjangkau” dibanding banyak negara Eropa lain. Di perguruan tinggi negeri, biaya kuliah tergolong terjangkau karena sebagian besar ditanggung oleh pemerintah sebesar 70%. Mahasiswa hanya membayar biaya administrasi sekitar:

  • €178 per tahun untuk program S1 (Sekitar 3 juta)
  • €254 per tahun untuk S2 (Sekitar Rp. 4 juta)
  • €397 per tahun untuk S3. (Sekitar Rp. 7 juta)

Itu mulai dari Rp3 jutsa per tahun lo! Terjangkau banget kan?

Bandingkan dengan biaya kuliah di negara tetangga Eropa yang bisa mencapai puluhan juta per semester.

Bahkan, mahasiswa asing juga berkesempatan mendapatkan beasiswa dari pemerintah Prancis. Dan lebih mencengangkannya lagi, mahasiswa juga dapat subsidi tempat tinggal dan diskon untuk makanan, transportasi, museum, asuransi, dll. Mulai tertarik untuk kuliah ke Prancis?

  1. Banyak Beasiswa untuk Mahasiswa Asing

Pemerintah Prancis terkenal sangat menerima dengan baik mahasiswa internasional. Setiap tahun ada ribuan kuota beasiswa yang ditawarkan, yaitu:

  1. Eiffel Excellence Scholarship – ditujukan untuk S2 dan S3, mencakup biaya hidup bulanan, tiket pesawat, dan asuransi.
  2. Beasiswa Prioritas LPDP – France Master 2025 – Beasiswa pendanaan melalui kemitraan antara LPDP dan pemerintah Prancis.
  3. BGF (Beasiswa Pemerintah Prancis) – jalur beasiswa yang dikelola resmi oleh pemerintah Prancis, sering jadi pintu utama mahasiswa Indonesia.
  4. Beasiswa dari Universitas & Wilayah – beberapa kota atau kampus punya program beasiswa sendiri untuk menarik mahasiswa asing.
  5. Beasiswa Erasmus+ – meski bukan khusus Prancis, banyak kampus Prancis ikut serta sehingga mahasiswa bisa kuliah lintas negara Eropa dengan biaya ditanggung.

Beasiswa-beasiswa ini membuat Prancis jadi salah satu tujuan untuk kuliah di Eropa: biaya kuliah terjangkau, banyak ditambah kesempatan beasiswa yang besar.

  1. Kalender Akademik Penuh dengan Liburan

Hal lain yang mengejutkan adalah banyaknya waktu libur. Siswa sekolah dasar hingga SMA di Prancis rata-rata hanya belajar 36 minggu per tahun, sisanya adalah hari libur. Mereka punya:

  • Libur musim panas sekitar 8 minggu,
  • Libur musim dingin, musim semi, dan musim gugur masing-masing 2 minggu,
  • Ditambah hari libur nasional.

Jadi, tidak heran jika siswa dan mahasiswa Prancis sering bepergian bersama keluarga ke pegunungan atau laut saat liburan. Filosofinya: belajar penting, tapi waktu istirahat dan kehidupan keluarga juga sangat dijaga.

  1. Pendidikan Tinggi Terbuka untuk Semua

Salah satu moto pendidikan Prancis adalah akses seluas-luasnya bagi semua warga. Siapapun bisa kuliah di universitas negeri tanpa seleksi masuk yang rumit. Namun, untuk sekolah elit seperti Grandes Écoles, memang ada persaingan ketat lewat ujian nasional dan kelas persiapan.

Dengan biaya kuliah yang murah dan kalender akademik yang penuh libur, sistem pendidikan Prancis menunjukkan wajah berbeda dari bayangan kebanyakan orang. Bagi mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di luar negeri, Prancis bisa jadi pilihan menarik: kualitas pendidikan tinggi, biaya terjangkau, dan kesempatan menikmati kebudayaan Eropa. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda