Pembukaan Festival Pesantren Ke-7 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung. | Annisa Salsabila

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Festival Pesantren Ke-7 yang diadakan Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung tahun ini tercatat paling megah dan meriah.
Tercatat ada 79 tim atau kontingen yang ikut serta dengan total peserta 700-an orang se-Lampung. Perhelatan tahun ini juga dinilai lebih baik karena mendapat sponsor dari banyak pihak.
Demikian disampaikan Kepala Mahad setempat Muhammad Nur hari ini dalam pembukaan. Nur berkata, festival pertama kali diadakan tahun 2015. Namun, dua tahun belakangan mesti vakum disebabkan pandemi.
Nur berkata, festival tahun ini melebihi ekspektasi. Awalnya, pihaknya hanya berpikir festival akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Namun alhamdulillah tahun ini menjadi festival paling megah yang pernah diadakan di ma’had ini,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Rektor UIN Raden Intan Lampung Idrus Ruslan hari ini membuka Festival Pesantren Ke-7 di halaman Mahad Al Jamiah kampus setempat.
Idrus mengatakan, tema tahun ini sangat tepat untuk digaungkan. Menurut dia, tema soal peran santri dalam membangun moral generasi di era digital tepat untuk dikampanyekan.
Sebab, generasi muda mesti bisa menyaring informasi dari media sosial yang sekarang marak digunakan setiap orang. [[Aina Salsabila, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung]
