Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung Kerja Sama dengan Kolej Dar Al Hikmah Malaysia

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung Kerja Sama dengan Kolej Dar Al Hikmah Malaysia

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung Kerja Sama dengan Kolej Dar Al Hikmah Malaysia. | Dokumentasi

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung kerja sama dengan Kolej Dar Al Hikmah Malaysia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung menggelar visiting profesor dan perjanjian kerja sama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Theater, Academic, and Research Center setempat, Jumat (10/3/2023).

Acara ini menghadirkan Ghazali Basri dan Noriah Mohamed dari Kolej Dar Al Hikmah Malaysia.

Tampak hadir Wakil Rektor I UIN Raden Intan Lampung Alamsyah, dekan FDIK Abdul Syukur, para guru besar FDIK, wakil dekan, kaprodi dan sekprodi dari 4 jurusan: KPI, BKI, PMI dan MD. Hadir pula para dosen dan mahasiswa di lingkungan FDIK.

Alamsyah dalam sambutannya mengatakan, kampusnya memiliki 31 prodi S-1, 8 prodi S-2, dan 3 prodi S-3.

Ghazali Basri mengatakan, Islam tidak hanya sebatas ritual ibadah, tapi ajaran hidup yang indah sesuai fitrah manusia. Menurutnya, Malaysia yang mewakili masyarakat seluruh agama, Islam, Hindu, Buddha, Sheik, agama China, Katolik dan lainnya.

Selama 20 tahun, Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) mendakwahkan Islam kepada nonmuslim dengan mengadakan kemah dan mengundang saudara nonmuslim untuk berdialog. Mereka juga mendakwahkan Islam ke rumah sakit, penjara, dan lainnya.

Mereka juga menginisiasi lahirnya MTG (Mosque Tour Guide) untuk mengenalkan masjid kepada sesama manusia.

Menurutnya, pemimpin muslim harus memberikan contoh atau teladan yang baik kepada semua manusia. Khususnya dalam hal toleransi keagamaan, lingkungan hidup dan kenegaraan lainnya.

“Tugas kita adalah menyampaikan Islam kepada sesama manusia, apa pun respons mereka, itu bukan tanggung jawab kita,” ujarnya.

Sementara itu, Noriah Mohamed mengungkapkan, perempuan adalah sosok yang selalu bertutur tentang kebaikan dan ramah. Perempatan itu fasih, ramah, malu, wangi.

Noriah dengan spesialisasi kajian teks kuno mengatakan, pengarang Melayu selalu merendahkan diri. Kajian filologi dan teks selalu menarik, namun membutuhkan kerja keras dan ketekatenan.

Usai kuliah umum, kemudian dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara UKM dengan FDIK. Penandatanganan dilakukan antara dekan FDIK Abdul Syukur dengan pimpinan Kolej Dar Al Hikmah Ghozali Basri.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoA antara Kolej Darul Hikmah dan Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Manajemen Dakwah (MD) dan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI). Masing-masing program studi diwakili ketua dan sekretaris. [Sri Wahyuni/FDIK UIN Raden Intan Lampung]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda