Es Cincau jualan Ari di Jalan Pramuka, Rajabasa. | Galih Rahmatullah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ari berdagang es cincau selama lebih dari enam tahun. ia mencoba peruntungan dengan menghadirkan paduan rasa unik di es jualannya itu.
“Saya ingin memberikan variasi baru kepada pelanggan saya. Kedua rasa tradisional ini memiliki penggemar masing-masing, dan saya berpikir untuk menggabungkannya agar orang bisa menikmati keduanya,” kata Ari kepada wartalampung.id hari ini.
Ari berjualan ini di depan pagar Gedung Kwarda Pramuka di Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung. Jika Anda masuk Jalan Pramuka dari arah Jalan ZA Pagaralam, lokasi jualan Ari kurang lebih satu kilometer di sisi kanan.
Latar belakang Ari memulai bisnis ini karena rasanya yang unik dan modal yang digunakan sedikit, dan bisa mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari modal yang ia gunakan. Untuk bahan cincau, ia mengatakan menanam sendiri. Untuk es, juga ia buat sendiri.
Tak hanya unik dalam rasa, harga minuman ini juga terjangkau, ari menjual es cincau ini dengan harga Rp5.000 per gelas dan ia mampu meraup keuntungan bersih sampai Rp250 ribu per hari.
Harga yang terjangkau ini menjadikan minuman es cincau nangka dan alpukat ini semakin diminati oleh berbagai kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa. [Galih Rahmatullah]
