Berita Foto Politik

Empat Pengurus PKS Metro Dilatih Jadi Kopassus

Empat Pengurus PKS Metro Dilatih Jadi Kopassus

Empat pengurus PKS Metro yang dilatih jadi "Kopassus". | Dokumentasi

Empat pengurus PKS Metro yang dilatih jadi “Kopassus”. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Empat pengurus PKS Kota Metro dididik menjadi Kopassus di DPW PKS Lampung selama dua hari, Sabtu-Ahad, 34 Juli 2021.

Empat orang itu sejatinya dikirim DPD PKS Metro pada kegiatan Sekolah Digital (SD) yang diselenggarakan Bidang Humas DPW PKS Lampung. Alih-alih jadi jago hunas, keempatnya bersama semua peserta humas PKS se-Lampung malah dilatih jadi Kopassus.

Tentu enggak Kopassus betulan. Ini motivasi Ketua Umum DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim yang mengibaratkan humas di partainya seperti pasukan khusus layaknya Kopassus. Oh begitu rupanya. Baiklah Ustaz.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan bidang humas DPD PKS se-Lampung ini berlangsung secara daring dan diharapkan bisa meningkatkan kapasitas humas PKS se-Lampung.

Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan, peran humas dalam memublikasikan kerja partai sangat penting. Maka dari itu setiap pengurus humas harus mempunyai kapasitas yang mumpuni.

Sekolah digital bertujuan meningkatkan kapasitas tim humas PKS. Humas adalah pasukan khusus, ibarat tentara, humas adalah Kopassus.

“Ibaratnya Kopassus. Maka kemampuan tim humas harus terus di-upgrade. Harus ada kemauan, baik difasilitasi maupun inisiatif belajar sendiri. Sekolah digital akan diisi oleh pemateri yang mumpuni dari Humas DPP PKS. Walaupun pasti ada keterbatasan karena dilaksanakan secara daring, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini,” ucapnya.

Suwanda, Ketua Bidang Humas DPD PKS Metro mengatakan, kegiatan ini sangat penting bagi tim humas. Apalagi di saat pandemi seperti ini yang menuntut setiap orang melek teknologi.

“Tentunya dua hari ini adalah momen yang berharga bagi kami tim humas PKS Metro meski materi disampaikan secara online. Selain meningkatkan kapasitas tim humas,  kami juga bisa  berdiskusi untuk berbagi pengalaman sesama tim humas PKS se- Lampung. Kami bangga jadi Kopassus,” kata Suwanda.

Hendro Sasongko, Ketua Bidang Humas DPW PKS Lampung, saat penutupan mengatakan bahwa pelaksanaan Sekolah Digital (SD) selama dua hari dirasa masih kurang dan akan ada tindak lanjutnya lagi.

“Dua hari memang belum cukup, makanya nanti kegiatan ini akan berkelanjutan dan masing-masing kabupaten/kota dapat melaksanakan di tempat masing-masing untuk terus meningkatkan kapasitas,” pungkasnya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda