Dwita Ria sampaiakan Sosialisasi 4 Pilar. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Lampung Tengah – Ir. Dwita Ria Gunadi, Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra kembali mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan pada Selasa, 10 November 2020 (10/11) bertempat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Baca : Sosialisasi 4 Pilar, Almuzzammil Yusuf Paparkan 5 Ciri Negara Hukum
Dwita Ria nyampaikan bahwa sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilakukan sebagai mandat dari
Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang secara khusus mewajibkan setiap Anggota MPR untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, yang kemudian dikenal dengan sebutan Empat Pilar Kebangsaan.
“Empat pilar dari konsepsi kenegaraan Indonesia tersebut merupakan prasyarat minimal di samping pilar-pilar lain bagi bangsa ini untuk bisa berdiri kukuh berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri,” terangnya.
Baca : Almuzzammil Yusuf Ajak Kader PKS Pahami Bingkai Demokrasi
Dwita Ria juga nyampaikan bahwa sosialisasi 4 Pilar Ditengah pandemi Covid-19 ini agar setiap elemen masyarakat lebih siap dalam menghadapi Pemilihan Kepada Daerah yang akan diselenggarakan 9 Desember mendatang.
“Ditengah Pandemi Covid -19 kita menghadapi pilkada diseluruh Indonesia. Tentunya dibutuhkan kedewasaan dan kebijakan berfikir untuk menciptakan kedamaian, persatuan dan kesuksesan pelaksaan pemilu” kata Dwita Ria.
Lebih lanjut, Dwita Ria mengatakan Moment Pilkada Serentak 2020 adalah kontestasi luar biasa yang membutuhkan kedewasaan dan kebijakan berpikir.
“Oleh karena itu, dibutuhkan Empat Pilar sebagai panduan bagi setiap elemen yang terlibat dalam Pilkada” ujar Srikandi Partai Gerindra tersebut.
“Kalau kita melihat hari ini, begitu banyak orang pintar, dan orang hebat berasal dari Lampung Tengah, dan banyak juga yang ingin menjadi pemimpin. Tapi kondisi Lampung Tengah masih seperti ini saja. Jadi hal yang kita butuhkan adalah orang benar yg komitmen untuk memajukan Lampung Tengah. Bukan sebatas Putra daerah atau bukan, tapi kita lihat komitmennya untuk mewujudkan Lampung Tengah Mandiri, Maju dan Sejahtera,” ujar Dwita Ria.
Dalam Sosialisasi yang di ikuti 150 orang peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Dwita Ria meminta kepada masyarakat yang terlibat menjadi tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Tengah untuk tidak melakukan black campaign atau kampanye hitam, karena hal itu bisa merusak citra pilkada dan mengarah pada perpecahan.
“Jangan sampai terpecah belah. Karena beda pilihan itu bagian dari demokrasi, namun persatuan dan kesatuan harus tetap terpelihara dan ayo mulai sekarang kita pelajari Empat Pilar dan menjadi agen menguatkan Empat Pilar agar semua sadar bahwa bangsa dan negara ini didirikan dengan menggunakan pilar-pilar yang sudah disepakati,” Ujar Dwita. []
