Usaha permak Levis. | Yunisah Epriani

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia membuat sektor perekonomian terpukul. Di Jalan Kamboja Bandar Lampung, sentra usaha permak dan bikin celana Levis atau Jeans juga terpuruk.
Seorang tukang permak, di Jalan Kamboja no 37, Enggal, Bandar Lampung. Deswatini (40), mengatakan, sejak pandemi usaha permak miliknya mengalami penurunan omzet.
“Omzetnya turun banget sampe 90 persen. Dari awal Maret 2020 sampel dengan sekarang,’ kata dia kepada wartalampungid, Senin sore, 25 Januari 2021.
Deswatini menuturkan, pemerintah seharusnya memberikan bantuan sedikit kepada masyarakat. Ia ingin pemerintah secepatnya bertindak agar pandemi ini segera berakhir.
Deswatini mengaku, omzetnya turun drastis. Ia menambahkan sebelum pandemi omzetnya sehari bisa mencapai Rp1 juta.
Deswatini mengatakan, tidak ada antisipasi yang dilakukan. Harapan dia adalah perekonomian kembali seperti biasanya.
Perencanaan yang akan dilakukan Deswatini yakni akan menurunkan harga dan pelayanan yang baik.
“Kalau konsumennya diiayani dengan baik, konsumennya pasti balik karena merasa puas,” kata dia. [Yunisah Epriani]
