Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Dua Pol PP Lampung Jamaludin dan Sumaryadi Tunjukkan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Usai Bimtek Diampu Adian Saputra

Dua Pol PP Lampung Jamaludin dan Sumaryadi Tunjukkan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Usai Bimtek Diampu Adian Saputra

Bimtek penulisan karya ilmiah Pol PP Lampung. | Dokumentasi

Bimtek penulisan karya ilmiah Pol PP Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dua tenaga fungsional Polisi Pamong Praja (Pol PP) Lampung Jamaludin dan Sumaryadi menunjukkan ketangkasan mereka dalam menulis, Selasa kemarin, 29/3/2022. Dalam bimtek penulisan karya ilmiah, keduanya bisa menulis dalam tempo 45 menit.

Jamaludin menulis soal mengatasi kelangkaan minyak goreng saat Ramadan, sedangkan Sumaryadi menulis kiat menghasilkan kompos.

Keduanya sebelumnya sudah dibekali tips menulis karya ilmiah oleh Ahmad Hudalil dari Pemprov Lampung.

Usai sesi Adian Saputra perihal mencari ide aktual, semua peserta diminta membuat tulisan.

Dalam waktu 45 menit, itu dua yang terbaik adalah Jamaludin dan Sumaryadi. Keduanya rampung menulis. Keduanya juga diminta membacakan karya untuk kemudian diberikan masukan agar lebih baik ke depan.

Sumaryadi mengatakan, ia senang ikut bimtek ini. Ia mengatakan, paparan Adian yang jelas dan simpel membuatnya mampu menulis dengan bagus.

Demikian juga Jamaludin. Ia mengaku tertarik dengan bimtek ini karena dibekali kemampuan menulis yang baik.

Sebelumnya diberitakan, sejak Senin sejumlah tenaga fungsional Pol PP Lampung mengikuti bimtek penulisan karya ilmiah. Ini dimaksudkan memberikan bekalan kepada mereka untuk menulis dengan baik.

Keuntungan lain, ini bisa menjadi modal mereka menulis karya ilmiah sebagai pengumpulan poin untuk catatan kinerja dan kenaikan pangkat. Acara dibuka Ketua Satpol Lampung Muhammad Zulkarnain.

Muhammad Zulkarnain mengatakan, bimbingan teknis bertujuan membekali tenaga fungsional dengan keterampilan menulis.

Ia menilai, budaya membaca dan menulis di internalnya mesti ditingkatkan. Selain membudayakan kebiasaan intelektual, ini juga berguna untuk menambah poin untuk keperluan kenaikan pangkat.

Zulkarnain menilai, bimtek ini diharapkan meningkatkan kapasitas semua tenaga fungsional agar lebih mumpuni dalam merespons persoalan dengan tulisan.

Apalagi dalam skop kerja, mereka bisa menulis tentang ketertiban umum, ketentraman masyarakat, analisis peraturan daerah, analisis peraturan kepala daerah, dan perlindungan masyarakat. [Sugiono]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda