Sosialisasi air bersih dari dosen Teknik Unila. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Sukadanaham – Kebutuhan air bersih merupakan aspek dasar kebutuhan manusia. Cara memperolehnya bisa dengan berbagai cara baik dari air tanah maupun air hujan.
Kesulitan air di Kelurahan Sukadanaham menjadi masalah yang harus segera menemukan solusi mengingat setiap tahun akan melewati musim kemarau dan penghujan.
Dosen Fakultas Teknik Universitas Lampung berusaha memberikan solusi atas permasalahan ini dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Optimalisasi Sumber Air Tanah dan Air Hujan dengan Teknologi Geolistrik dan Rainwater Harvesting sebagai Solusi Kekurangan Air Bersih di RT 03 Kelurahan Sukadanaham”.
Kegiatan ini dilakukan oleh dosen-dosen program studi Teknik Geofisika dan Teknik Sipil, yaitu Rahmi Mulyasari, Ida Bagus Suananda Yogi, dan Riki Chandra Wijaya.
Mereka dibantu dua mahasiswa, M. Priyandi Prima dan Aldi Muhammad Triyan. Kegiatan pengabdian yang berlangsung Minggu pagi (31/7) di Musala Ar Rahman RT 03 Kelurahan Sukadanaham.
Pada kegiatan ini, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Rahmi menyampaikan kegiatan pengabdian masyarakat merupakan kontribusi perguruan tinggi dalam menyumbangkan keilmuannya bagi masyarakat.
Pada kesempatan ini terkait dengan optimalisasi sumber air tanah dan air hujan di Kelurahan Sukadanaham. Di akhir sambutannya, Rahmi mengharapkan agar ke depannya hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat bisa diterapkan di masyarakat.
Pada pemaparan materinya, Riki Chandra Wijaya memaparkan tentang teknologi rainwater harvesting (pemanen hujan) yang bisa dijadikan salah satu alternatif sumber air bersih.
“Instalasi air yang ada di musala yang kami buat bisa menjadi contoh yang bisa diduplikasi,” kata dosen Teknik Sipil Unila tersebut.
Selain itu juga ada pemanfaatan air dalam tanah seperti disampaikan oleh IBS Yogi.
“Di Kelurahan Sukadanaham ada beberapa posisi kedalaman air tanah yang bisa diketahui melalui teknik geolistrik dan dapat dimanfaatkan dengan metode pengeboran,” ujarnya.
Pengabdian ini bermanfaat untuk masyarakat dalam kondisi hujan maupun kemarau.
“Kami ucapkan terima kasih sudah memberikan informasi kepada masyarakat,” Kata Andiansyah, Ketua RT 03 Sukadanaham. []
