Diskusi publik. | Ariyani Nur Yasinta

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Akademisi Universitas Malahayati Tubagus Muhammad Nazaruddin menilai peran parpol besar untuk meminimalkan praktik politik uang. Menurut dia, parpol mempunyai peran untuk mencerdaskan masyarakat dalam hal pemilihan pemimpin.
Namun, sampai saat ini parpol tidak menggunakan alat-alat komunikasi yang mereka miliki. Singkatnya, kebanyakan partai politik melakukan transaksi finansial.
Poin lain untuk menekan politik uang adalah peran Bawaslu dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat.
Pemimpin yang akan dipilih akan menentukan masa depan.
Demikian dikatakan Nazarudin dalam diskusi gelaran LBH Bandar Lampung di Asset Coffee & Space Jalan Tupai, Sukamenanti, Kedaton, Bandar Lampung, Jumat lalu, 8/11/2024.
Ia menambahkan, masyarakat jangan sampai mudah tergiur uang yang tidak seberapa sehingga dampaknya adalah kerugian bagi masyarakat.
Ia juga mengatakan, pembangunan infrastruktur di Lampung ini sangat lemah karena melibatkan pemerintah pusat lantaran pemda tidak mampu.
“Hal itu menunjukkan bahwa kualitas kepala daerah kita itu minim,” ujarnya.
Ia juga memberikan contoh banyak jalan-jalan yang rusak kini sudah bagus.
Padahal program itu berjalan setelah adanya komplain dari masyarakat atau viral dari media sosial.
“Kalau tidak ada komplain, mungkin tidak akan dibenahi,” ujarnya. [Ariyani Nur Yasinta]

Tinggalkan Komentar Anda