Nobar dan diskusi debat kandidar. | Ariyani Nur Yasinta

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dosen FISIP Unila Budi Harjo menilai debat kandidat gubernur Lampung tadi malam gelaran KPU di Hotel Novotel kurang greget.
Ia mengatakan, debat berlangsung dalam hal yang normatif. Ia mengatakan mestinya pasangan calon gubernur dan wakilnya, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, bisa menohok kinerja Arinal Djunaidi yang notabene paslon nomor 1 bersama pasangannya, Sutono.
Budi Harjo mengatakan, jika ada hal yang kritis dalam debat, masyarakat juga menjadi tercerahkan.
Demikian tanggapan Budi Harjo tadi malam dan nobar dan diskusi soal debat gelaran Teknokra Unila dan IJTI Lampung di Lamban Akas Harun Muda Indrajaya (HMI) Kemiling.
Kata Budi, mencari pemimpin itu harus ada rekam jejaknya, bukan hanya narasi.
Ia menyampaikan pesan kepada semua paslon untuk debat selanjutnya harus lebih greget.
Dengan begitu, masyarakat bisa menilai apa yang ditawarkan.
“Kalau tadi itu narasi normatif, apalagi dari awal mereka membaca dalam penyampaian jawabannya.” [Ariyani Nur Yasinta]

Tinggalkan Komentar Anda