Dosen dan mahasiswa Unila pengabdian di Pesawaran. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pesawaran – Beberapa akademisi Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berupa berbagai pelatihan.
Pelatihan itu ditujukan kepada Kelompok Wanita Tani Hutan (KWTH) di Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, pada 10 Agustus 2021.
Pelatihan itu diikuti oleh 20 orang anggota KWTH Kartini. Selain itu, dihadiri oleh penyuluh pertanian, beberapa staf KPH Pesawaran, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Satgas Covid-19 dan perangkat Desa Kubu Batu.
Tim PKM UNILA 2021 terdiri dari Dosen Universitas Lampung, yaitu Rahmat Safe’i (Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian) sebagai ketua.
Lalu ada anggota di antaranya Agung Abadi Kiswandono (Jurusan Kimia FMIPA Unila) dan Rio Tedi Prayitno (Jurusan Agrobisnis FP Unila).
Ditambah dari mahasiswa Jurusan Kehutanan FP Unila, yaitu Elmo Rialdy Arwanda, Irlan Rahmat Maulana, Citra Farshilia Gayansa Rezinda, Eka Nala Puspita, dan Cici Doria.
Para peserta pelatihan mendapatkan materi dan praktik pembuatan bibit tanaman kayu-kayuan dan MPTS.
Lalu pupuk cair, dan herbisida alami yang disampaikan tiga narasumber. Di antaranya Sunarwan (Ketua KTH Maju Jaya), Rahmat Safe’i, dan Agung Abadi Kiswandono.
Ketua Tim PKM Unila Rahmat Safe’i menyampaikan kegiatan ini menunjang keberlanjutan hutan rakyat dengan pola agroforestri.
Pada kesempatan itu pula terdapat berbagai produk hasil kegiatan PKM pendampingan KWTH Kartini Pesawaran Lampung.
Contohnya, pupuk cair, herbisida alami, minuman herbal campuran daun sereh, salam, biji kelor dan kembang telang.
Selain itu ada teh sungkai telang menjadi obat anti-Covid-19. Teh sungkai telang bermanfaat untuk mengurangi penyakit batuk, bersin, demam, dan lain-lain.
“Produk-produk tersebut bahan-bahannya dapat diperoleh di hutan rakyat pola agroforestri,” kata Rahmat Safe’i.
Para anggota KWTH Kartini akan membibitkan 100-150 bibit/anggota dengan berbagai jenis tanaman. Seperti tanaman sungkai, eukaliptus, salam, pala, cengkeh, sirsak, jahe, telang, kelor, dan sereh.
Ketua KWTH Kartini Desa Kubu Batu mengucapkan banyak terima kasih atas adanya kegiatan Tim PKM Unila 2021. Khususnya segenap dosen dan mahasiswa yang sudah terlibat.
Sehingga dengan dilaksanakan kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat terciptanya pengetahuan lebih mendalam mengenai konsep hutan rakyat pola agroforestri.
Serta dapat sebagai penghasil tanaman obat anti-Covid-19 dan sumber bahan baku untuk pembuatan pupuk cair serta pupuk herbisida alami. [Sugiono]
